Kemandirian belajar dan kemampuan argumentasi merupakan keterampilan kunci abad ke-21 yang mendukung keberhasilan akademik mahasiswa kimia. Penelitian ini bertujuan menganalisis korelasi antara kemandirian belajar, kemampuan argumentasi, dan hasil belajar mahasiswa pendidikan kimia. Penelitian menggunakan pendekatan kuantitatif korelasional terhadap 81 mahasiswa mata kuliah Perkembangan Peserta Didik tahun ajaran 2025/2026 dengan teknik total sampling. Data kemandirian belajar dan kemampuan argumentasi diperoleh dari lembar aktivitas partisipatif, sedangkan hasil belajar diukur dari nilai UAS. Analisis data meliputi statistik deskriptif, uji normalitas Shapiro-Wilk, dan korelasi Spearman pada taraf signifikansi 0,05. Hasil menunjukkan korelasi positif signifikan antara kemandirian belajar dengan kemampuan argumentasi (ρ = 0,409; p < 0,001) dan hasil belajar (ρ = 0,226; p = 0,043), sedangkan kemampuan argumentasi tidak berkorelasi signifikan dengan hasil belajar (ρ = 0,198; p = 0,076). Temuan ini menegaskan pentingnya kemandirian belajar dalam mendukung argumentasi dan prestasi akademik.
Copyrights © 2026