Pemanfaatan tanah PMK sebagai media tanam sawi hijau dihadapkan pada berbagai masalah tanah yang kurang baik. Penggunaan dolomit diharapkan dapat memperbaiki kendala pada tanah PMK yaitu meningkatkan pH tanah yang tergolong masam dan pemberian pupuk kendang bebek diharapkan dapat memperbaiki sifat fisik tanah PMK. Penelitian ini bertujuan untuk mendapatkan dosis interaksi dolomit dan pupuk kendang bebek yang terbaik. Penelitian ini dilaksanakan di Lahan Percobaan Fakultas Pertanian, Universitas Tanjungpura. Penelitian ini dilaksanakan sejak April sampai Mei 2026, menggunakan Rancangan Acak Lengkap (RAL) Faktorial yang terdiri dari 2 faktor, yaitu Dolomit (D) dan Pupuk Kandang Bebek (B), masing-masing faktor terdiri dari 3 taraf perlakuan, 3 ulangan dan 3 sampel, faktor Dolomit yaitu d1 = dolomit 0,42 ton/ha, d2 = 0,84 ton/ha, d3 = 1,26 ton/ha, dan Pupuk Kandang Bebek yaitu b1 = 10 ton/ha, b2 = 20 ton/ha, b3 = 30 ton/ha. Variabel yang diamati meliputi: jumlah daun, tinggi tanaman, volume akar, berat kering tanaman dan berat segar tanaman. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pemberian dolomit dan pupuk kandang bebek dapat meningkatkan pertumbuhan dan hasil sawi. Penambahan 0,42 ton/ha dolomit dan 30 ton/ha pupuk kandang bebek memberikan pertumbuhan dan hasil yang terbaik.
Copyrights © 2026