Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh Beban Pajak Tangguhan, Tarif Pajak Efektif (Effective Tax Rate/ETR), dan Probability of Realization for Deferred Tax terhadap Kinerja Keuangan yang diproksikan dengan Return on Assets (ROA) pada perusahaan sektor perdagangan yang terdaftar di Bursa Efek Indonesia periode 2022–2025. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan jenis penelitian kausal. Sampel penelitian ditentukan menggunakan teknik purposive sampling, sehingga diperoleh 22 perusahaan dengan 88 observasi selama periode penelitian. Data yang digunakan merupakan data sekunder yang diperoleh dari laporan keuangan dan laporan tahunan perusahaan. Analisis data dilakukan menggunakan analisis regresi linier berganda dengan bantuan program IBM SPSS. Hasil penelitian menunjukkan bahwa secara parsial Beban Pajak Tangguhan berpengaruh signifikan terhadap Kinerja Keuangan (ROA) dengan nilai signifikansi sebesar 0,000 (0,05). Tarif Pajak Efektif (Effective Tax Rate/ETR) juga berpengaruh signifikan terhadap Kinerja Keuangan dengan nilai signifikansi sebesar 0,018 (0,05), namun memiliki arah pengaruh negatif. Sementara itu, Probability of Realization for Deferred Tax tidak berpengaruh signifikan terhadap Kinerja Keuangan dengan nilai signifikansi sebesar 0,204 (0,05). Secara simultan, ketiga variabel independen berpengaruh signifikan terhadap Kinerja Keuangan dengan nilai signifikansi uji F sebesar 0,000 (0,05). Nilai koefisien determinasi (R²) sebesar 0,653 menunjukkan bahwa 65,3% variasi Kinerja Keuangan dapat dijelaskan oleh Beban Pajak Tangguhan, Tarif Pajak Efektif, dan Probability of Realization for Deferred Tax, sedangkan sisanya sebesar 34,7% dipengaruhi oleh faktor lain di luar penelitian.
Copyrights © 2026