Latar Belakang: Mual muntah merupakan keluhan yang umum terjadi pada ibu hamil trimester I dan dapat mengganggu aktivitas serta pemenuhan nutrisi. Jahe merupakan salah satu terapi nonfarmakologis yang dapat diberikan dalam bentuk rebusan air jahe maupun cookies jahe. Tujuan: Mengetahui perbandingan efektivitas pemberian rebusan air jahe dan cookies jahe terhadap frekuensi mual muntah pada ibu hamil trimester I di Desa Panyindangan Wilayah Kerja Puskesmas Sukatani Kabupaten Purwakarta Tahun 2026. Metode Penelitian: Penelitian ini menggunakan desain quasi eksperimen dengan two group pretest-posttest design. Sampel sebanyak 30 ibu hamil trimester I, terdiri dari 15 responden kelompok rebusan air jahe dan 15 responden kelompok cookies jahe. Pengukuran frekuensi mual muntah menggunakan kuesioner PUQE-24. Analisis data menggunakan uji Wilcoxon dan Mann–Whitney. Hasil Penelitian: Setelah intervensi, sebanyak 14 responden (93,3%) kelompok rebusan air jahe berada pada kategori ringan, sedangkan kelompok cookies jahe sebanyak 6 responden (40,0%). Hasil uji Wilcoxon menunjukkan rebusan air jahe berpengaruh signifikan terhadap penurunan frekuensi mual muntah (Z = -3,606; p = 0,001), sedangkan cookies jahe juga berpengaruh signifikan (Z = -2,000; p = 0,046). Uji Mann–Whitney menunjukkan Z = -3,099; p = 0,002. Simpulan: Rebusan air jahe lebih efektif dibandingkan cookies jahe dalam menurunkan frekuensi mual muntah pada ibu hamil trimester I.
Copyrights © 2026