Maria AD Barbara
Institut Kesehatan Rajawali Bandung

Published : 1 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 1 Documents
Search

Perbedaan Pengaruh Konsumsi Air Hangat Madu dan Air Rebusan Jahe terhadap Penanganan Emesis Gravidarum pada Ibu Hamil Trimester Pertama di Puskesmas Sukatani Kabupaten Purwakarta Tahun 2026 Dewi Yulianti Ariesta; Iga Retia Mufti; Maria AD Barbara
Galen: Jurnal Riset Ilmu Farmasi dan Kesehatan Vol. 2 No. 2 (2026): Galen: Jurnal Riset Ilmu Farmasi dan Kesehatan Bulan Oktober
Publisher : PT Pustaka Cendekia Publisher

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.71417/galen.v2i2.313

Abstract

Latar Belakang: Mual muntah merupakan keluhan yang umum terjadi pada ibu hamil trimester I dan dapat mengganggu aktivitas serta pemenuhan nutrisi. Jahe merupakan salah satu terapi nonfarmakologis yang dapat diberikan dalam bentuk rebusan air jahe maupun cookies jahe. Tujuan: Mengetahui perbandingan efektivitas pemberian rebusan air jahe dan cookies jahe terhadap frekuensi mual muntah pada ibu hamil trimester I di Desa Panyindangan Wilayah Kerja Puskesmas Sukatani Kabupaten Purwakarta Tahun 2026. Metode Penelitian: Penelitian ini menggunakan desain quasi eksperimen dengan two group pretest-posttest design. Sampel sebanyak 30 ibu hamil trimester I, terdiri dari 15 responden kelompok rebusan air jahe dan 15 responden kelompok cookies jahe. Pengukuran frekuensi mual muntah menggunakan kuesioner PUQE-24. Analisis data menggunakan uji Wilcoxon dan Mann–Whitney. Hasil Penelitian: Setelah intervensi, sebanyak 14 responden (93,3%) kelompok rebusan air jahe berada pada kategori ringan, sedangkan kelompok cookies jahe sebanyak 6 responden (40,0%). Hasil uji Wilcoxon menunjukkan rebusan air jahe berpengaruh signifikan terhadap penurunan frekuensi mual muntah (Z = -3,606; p = 0,001), sedangkan cookies jahe juga berpengaruh signifikan (Z = -2,000; p = 0,046). Uji Mann–Whitney menunjukkan Z = -3,099; p = 0,002. Simpulan: Rebusan air jahe lebih efektif dibandingkan cookies jahe dalam menurunkan frekuensi mual muntah pada ibu hamil trimester I.