Perilaku Hidup Bersih dan Sehat (PHBS) penting diterapkan sejak usia sekolah untuk membentuk kebiasaan menjaga kesehatan diri dan lingkungan. Salah satu penerapannya adalah Cuci Tangan Pakai Sabun (CTPS) untuk mencegah penyebaran penyakit infeksi. Observasi di SDN Ngadiwono 1, Kecamatan Tosari, Kabupaten Pasuruan, menunjukkan keterbatasan fasilitas wastafel serta masih adanya siswa yang belum memahami dan mempraktikkan CTPS dengan benar. Kegiatan pengabdian ini bertujuan meningkatkan pengetahuan, kesadaran, dan keterampilan siswa melalui sosialisasi dan praktik CTPS. Kegiatan dilakukan secara partisipatif melalui observasi, persiapan, sosialisasi, demonstrasi enam langkah CTPS, praktik, dan evaluasi. Hasil menunjukkan siswa antusias, aktif berdiskusi, serta mampu mempraktikkan CTPS dengan lebih baik. Pemahaman mengenai waktu penting mencuci tangan dan manfaat CTPS juga meningkat. Namun, keterbatasan fasilitas masih menjadi kendala dalam penerapan PHBS secara berkelanjutan.
Copyrights © 2026