Kualitas pendidikan merupakan faktor penting dalam pembangunan Sumber Daya Manusia dan penunjang utama menuju Indonesia Emas 2045. Penelitian ini bertujuan menganalisis pengaruh Angka Partisipasi Sekolah (APS), Angka Partisipasi Kasar (APK), Angka Partisipasi Murni (APM), dan Rata-rata Lama Sekolah (RLS) terhadap kondisi pendidikan di Indonesia tahun 2023. Metode klaster hirarki dengan pendekatan Ward’s Method digunakan untuk mengelompokkan provinsi berdasarkan indikator pendidikan. Hasil analisis menunjukkan tiga klaster provinsi. Klaster 1 meliputi Aceh, Sumatera Utara, Sumatera Barat, Bengkulu, Kep. Riau, DI Yogyakarta, Bali, Kalimantan Timur, Kalimantan Utara, dan Maluku. Klaster 2 mencakup Riau, Jambi, Sumatera Selatan, dan sebagian besar provinsi lainnya. Klaster 3 terdiri dari Lampung, Kep. Bangka Belitung, Jawa Tengah dan provinsi lainnya. Ketidakmerataan ini dipengaruhi oleh akses pendidikan, keterbatasan infrastruktur, dan kualitas sumber daya manusia. Penelitian ini memberikan gambaran tentang kondisi pendidikan di Indonesia yang dapat menjadi dasar evaluasi lebih lanjut untuk meningkatkan pemerataan pendidikan sebagai langkah strategis mendukung pencapaian Indonesia Emas 2045. Implikasi kebijakan dari penelitian ini menekankan perlunya intervensi berbasis data yang difokuskan pada peningkatan infrastruktur pendidikan, pemerataan tenaga pendidik, dan penguatan program afirmasi di wilayah-wilayah yang masih tertinggal.
Copyrights © 2026