Fika Fadillah Muharam
Unknown Affiliation

Published : 1 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 1 Documents
Search

PENGELOMPOKAN PROVINSI DI INDONESIA BERDASARKAN KUALITAS PENDIDIKAN MENGGUNAKAN METODE KLASTER HIRARKI: PENGELOMPOKAN PROVINSI DI INDONESIA BERDASARKAN KUALITAS PENDIDIKAN MENGGUNAKAN METODE KLASTER HIRARKI Akhmad Faris Mubarak; Farhan Afdhal Muhtadi; Fika Fadillah Muharam; Nisa Beauty Utami; Pingki Ratna Anjani; Edy Widodo
Emerging Statistics and Data Science Journal Vol. 4 No. 2 (2026): Emerging Statistics and Data Science Journal
Publisher : Statistics Department, Universitas Islam Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20885/esds.vol4.iss.2.art03

Abstract

Kualitas pendidikan merupakan faktor penting dalam pembangunan Sumber Daya Manusia dan penunjang utama menuju Indonesia Emas 2045. Penelitian ini bertujuan menganalisis pengaruh Angka Partisipasi Sekolah (APS), Angka Partisipasi Kasar (APK), Angka Partisipasi Murni (APM), dan Rata-rata Lama Sekolah (RLS) terhadap kondisi pendidikan di Indonesia tahun 2023. Metode klaster hirarki dengan pendekatan Ward’s Method digunakan untuk mengelompokkan provinsi berdasarkan indikator pendidikan. Hasil analisis menunjukkan tiga klaster provinsi. Klaster 1 meliputi Aceh, Sumatera Utara, Sumatera Barat, Bengkulu, Kep. Riau, DI Yogyakarta, Bali, Kalimantan Timur, Kalimantan Utara, dan Maluku. Klaster 2 mencakup Riau, Jambi, Sumatera Selatan, dan sebagian besar provinsi lainnya. Klaster 3 terdiri dari Lampung, Kep. Bangka Belitung, Jawa Tengah dan provinsi lainnya. Ketidakmerataan ini dipengaruhi oleh akses pendidikan, keterbatasan infrastruktur, dan kualitas sumber daya manusia. Penelitian ini memberikan gambaran tentang kondisi pendidikan di Indonesia yang dapat menjadi dasar evaluasi lebih lanjut untuk meningkatkan pemerataan pendidikan sebagai langkah strategis mendukung pencapaian Indonesia Emas 2045. Implikasi kebijakan dari penelitian ini menekankan perlunya intervensi berbasis data yang difokuskan pada peningkatan infrastruktur pendidikan, pemerataan tenaga pendidik, dan penguatan program afirmasi di wilayah-wilayah yang masih tertinggal.