Batubara adalah salah satu bahan bakar fosil yang pada umumnya merupakan batuan sedimen yang dapat terbakar, terbentuk dari endapan organik, utamanya adalah sisa-sisa tumbuhan dan terbentuk melalui proses pembatubaraan. Batubara memiliki masing-masing sifat yang berbeda satu sama lainnya tergantung tingkatan batubara itu sendiri. Kualitas batubara adalah sifat sifat fisika dan kimia dari batubara yang mempengaruhi potensi kegunaannya. Parameter yang digunakan untuk menentukan kualitas batubara antara lain dengan menghitung kadar air, kadar abu, kadar zat terbang dan fixed carbon. Dari hasil uji sampel batubara yang dilakukan nilai kadar air yang di dapat berkisar antara 6,26-12,42%: nilai kadar abu yang di dapat 3,06-7,87%; nilai zat terbang yang didapat 36,94-44,23% dan nilai fixed carbon yang didapat berkisar 41,96-48,86% dengan standar kadar air 1,29-21,66%, kadar abu 2,93-16,73%; kadar zat terbang 22,38-46,42% dan fixed carbon 37,8-98%. Dari data analisis dapat disimpulkan bahwa kadar air, kadar abu, dan zat terbang yang terkandung di dalam sampel telah memenuhi standar ASTM (American Society for Testing and Materials) yang digunakan oleh PT. Tambang Batubara Bukit Asam (Persero) Tbk, Tanjung Enim.
Copyrights © 2018