Tujuan penelitian ini adalah untuk menguji kandungan total fenol dan aktivitas penangkapan radikal bebas yang berkaitan dengan potensi antioksidan dalam berapa fraksi (n-heksana, kloroform, dan etil asetat) dari ekstrak metanol kulit batang tumbuhan mangrove, Sonneratia alba. Kandungan fenol total ditentukan dengan metode Folin-Ciocalteau sedangkan potensi antioksidan ditetapkan sebagai kemampuan penangkapan radikal menggunakan radikal stabil diphenyl-picryl-hydrazyl (DPPH). Kandungan fenol total ketiga fraksi dan ekstrak metanol adalah 217.84 ±0.974, 156.310 ±0.703, 226,89 ±0.605, 249.56 ±0942 GAE μg/g, berturut turut untuk fraksi n-heksan, kloroform, etil asetat, dan ekstrak metanol. Ekstrak metanol dan fraksi etil asetat menunjukkan aktivitas penangkapan radikal bebas lebih tinggi dari asam askorbat sebagai control positif dengan nilai IC50 berturut-turut sebesar 9,28, 10.27, 17,64 μg/ml, kloroform menunjukkan aktivitas yang sedang (27,34 μg/ml) dan n-heksan tergolong lemah (147 μg/ml). Terdapat korelasi linier antara aktivitas antioksidan dan kandungan fenol total dalam kulit batang S.alba (r2=0.918). Data ini mengindikasikan bahwa aktivitas antioksidan disebabkan oleh senyawa fenol yang terkandung dalam kulit batang S. alba. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa S.alba dapat menjadi sumber antioksidan alami yang penting.
Copyrights © 2012