Standarisasi simplisia daun hantap (Sterculia coccinea Jack) asal Kabupaten Dongala Propinsi Sulawesi Tengah sebagai persiapan bahan baku fitofarmaka. Morfologi menunjukkan bahwa tanaman hantap termasuk kelas dicotyledoneae. Irisan melintang dari anatomi stomata daun menunjukkan jenis anomositik. Kadar abu total sebesar 9,74%, kadar abu larut air sebesar 5,21% dan kadar abu yang tidak larut asam sebesar 3,62%. Hal ini menunjukkan bahwa jumlah kandungan logam yang ada dalam daun hantap sekitar 3,62%. Penentuan tingkat hantap ekstrak daun meliputi kadar ekstrak larut air, yang merupakan 18,89% dan kadar etanol yang larut ekstrak 14,17%, sedangkan identifikasi secara kimia mengandung tanin, steroid dan alkaloid. Kromatografi lapis tipis dengan pereaksi spesifik yaitu pereaksi Liebermann-Burchard, sebelum dilakukan penotolan menunjukkan warna kuning pada eluen n-heksan : etil asetat (8:2) dan kloroform : metanol (2:1) penyemprotan dengan pereaksi Liebermann-Burchad menunjukkan perubahan warna menjadi berturut-turut hijau (positif steroid) dan kuning.
Copyrights © 2012