Perkembangan kebutuhan energi listrik yang terus meningkat seiring pertumbuhan penduduk, industri, dan aktivitas ekonomi menuntut sistem tenaga listrik yang mampu beroperasi secara efisien, andal, dan berkelanjutan. Energi listrik merupakan kebutuhan utama yang harus disalurkan secara efisien dan andal untuk menjamin kontinuitas pelayanan kepada konsumen. Dalam sistem transmisi tenaga listrik, rugi daya, rugi energi, jatuh tegangan, dan rugi biaya merupakan parameter penting yang mempengaruhi kinerja serta kualitas penyaluran energi listrik. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis besarnya rugi daya, rugi energi, jatuh tegangan, dan rugi biaya pada saluran transmisi 150 kV di Gardu Induk New Sidoarjo, khususnya Bay Buduran 1 dan 2. Metode penelitian yang digunakan meliputi analisis dan simulasi menggunakan perangkat lunak ETAP berdasarkan data operasi selama 23 hari. Hasil analisis diperoleh nilai rugi daya pada Bay Buduran 1 dan 2 masing-masing sebesar 21,52 kW dan 29,77 kW dengan persentase jatuh tegangan 0,14% dan 0,18. Dan dari simulasi didapatkan nilai rugi daya sebesar 22,35 kW dan 22,51 kW, dengan persentase jatuh tegangan masing-masing sebesar 1,3% dan 1,7%. Rugi energi listrik sebesar 12.913,44 kWh dan 12.912,24 kWh, namun dari keseluruhan hasil analisis dan simulasi masih dalam batas toleransi SPLN No. 72 Tahun 1987 dan Permen ESDM No. 20 Tahun 2020, sehingga sistem transmisi 150 kV di Gardu Induk New Sidoarjo beroperasi secara efisien dan andal.Kata Kunci: Aliran Daya, Jatuh Tegangan, Rugi Daya, Rugi Energi, Saluran Transmisi 150kV
Copyrights © 2026