Penelitian ini bertujuan menganalisis dampak pendekatan student-centered learning (SCL) terhadap perkembangan kompetensi berbahasa peserta didik di Madrasah Aliyah Swasta Ummi Kalsum Gunungsitoli. Penelitian menggunakan pendekatan kualitatif dengan desain studi kasus, melibatkan satu informan kunci yaitu guru mata pelajaran Bahasa Indonesia yang dipilih melalui teknik purposive sampling. Pengumpulan data dilakukan melalui wawancara mendalam semi-terstruktur dan studi dokumentasi, kemudian dianalisis menggunakan model interaktif Miles, Huberman, dan Saldaña. Hasil penelitian mengungkap lima temuan utama: (1) identifikasi kebutuhan dan gaya belajar peserta didik merupakan fondasi implementasi SCL yang efektif; (2) strategi diferensiasi konten, proses, dan produk terbukti responsif terhadap keberagaman kemampuan peserta didik; (3) SCL berdampak positif terhadap keempat kompetensi berbahasa membaca, menulis, berbicara, dan menyimak yang paling nyata pada peningkatan keberanian berbicara dan kualitas tulisan; (4) integrasi project-based learning berbasis nilai keislaman menjadi inovasi khas madrasah yang melatih seluruh keterampilan berbahasa secara simultan; serta (5) penilaian portofolio mampu mendokumentasikan perkembangan kompetensi berbahasa secara longitudinal dan menumbuhkan kesadaran metakognitif peserta didik. Penelitian ini menegaskan bahwa SCL di madrasah bukan sekadar strategi pedagogis, melainkan ekspresi filosofi pendidikan Islam yang memuliakan potensi unik setiap peserta didik.
Copyrights © 2026