Rendahnya kemampuan literasi baca-tulis masih menjadi tantangan utama dalam pembangunan sumber daya manusia, khususnya di wilayah pesisir. Desa Grogol, Kecamatan Gunung Jati, Kabupaten Cirebon, sebagai desa dengan mayoritas mata pencaharian nelayan, menghadapi tantangan literasi dasar pada kelompok usia sekolah dasar. Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan untuk meningkatkan kemampuan literasi baca-tulis siswa Madrasah Ibtidaiyah (MI) Babussalam Grogol melalui program Sekolah Literasi Masyarakat. Metode yang digunakan meliputi asesmen awal kemampuan membaca, pembelajaran diferensiasi berbasis level kemampuan, pendampingan intensif, serta penguatan budaya literasi melalui pojok baca dan pembiasaan membaca harian. Program dilaksanakan selama 40 hari dengan pendekatan kolaboratif dan partisipatif yang melibatkan mahasiswa KKN, guru, serta masyarakat. Hasil kegiatan menunjukkan adanya peningkatan signifikan pada kemampuan membaca siswa, terutama pada kelompok pemula dan menengah, serta meningkatnya minat dan motivasi membaca. Program ini membuktikan bahwa intervensi literasi berbasis komunitas mampu menjadi strategi efektif dalam mendukung pemberdayaan masyarakat dan peningkatan kualitas pendidikan dasar di wilayah pesisir
Copyrights © 2025