Rendahnya kemampuan literasi baca tulis anak usia sekolah dasar masih menjadi persoalan mendasar di banyak wilayah pedesaan Indonesia. Literasi yang lemah tidak hanya berdampak pada prestasi akademik, tetapi juga memengaruhi kemampuan berpikir kritis dan partisipasi sosial anak dalam jangka panjang. Artikel ini bertujuan mendeskripsikan dan menganalisis implementasi program pengabdian kepada masyarakat berbasis sekolah dalam upaya penguatan literasi baca tulis anak di Desa Kalimaro, Kecamatan Gebang, Kabupaten Cirebon. Metode yang digunakan adalah pendekatan partisipatif dengan tahapan asesmen awal, perencanaan bersama, pelaksanaan program, dan evaluasi dampak. Program pengabdian meliputi pendampingan membaca intensif, pembiasaan membaca harian, revitalisasi perpustakaan sekolah, edukasi anti-perundungan, serta pengembangan media literasi kreatif. Hasil kegiatan menunjukkan peningkatan kemampuan membaca siswa secara bertahap, meningkatnya minat baca, serta tumbuhnya kesadaran sosial anak terhadap pentingnya lingkungan belajar yang aman dan inklusif. Selain itu, keterlibatan aktif sekolah dan masyarakat berkontribusi terhadap keberlanjutan program literasi. Artikel ini menyimpulkan bahwa program pengabdian kepada masyarakat yang terintegrasi dengan lingkungan sekolah dan didukung pendekatan edukatif-rekreatif efektif dalam memperkuat literasi dasar anak di wilayah pedesaan
Copyrights © 2025