Cerebral Palsy (CP) menyebabkan keterbatasan aktivitas akibat gangguan perkembangan otak pada awal kehidupan. Penelitian ini bertujuan mengetahui hubungan skor APGAR rendah, BBLR, dan prematuritas dengan kejadian CP anak. Studi ini menggunakan desain kasus kontrol, subjek adalah anak di RSUP Dr Sardjito tahun 2012-2016. Analisis menggunakan uji Chi-square. Terdapat hubungan bermakna antara skor APGAR rendah dengan kejadian CP (p<0,001). Asfiksia neonatorum memiliki kekuatan hubungan terbesar (OR=15,4; IK 95%: 2,495-95,053). Tidak ada hubungan bermakna antara BBLR dan prematuritas dengan kejadian CP.
Copyrights © 2026