Latar Belakang: Infeksi Saluran Pernapasan Akut (ISPA) merupakan salah satu penyakit yang kerap terjadi pada balita dan masih menjadi masalah kesehatan masyarakat yang signifikan, termasuk di wilayah kerja UPTD Puskesmas Kayon, Kota Palangka Raya. Salah satu faktor yang diduga berhubungan dengan kejadian ISPA adalah pengetahuan ibu mengenai ASI eksklusif. Pengetahuan tersebut berpotensi memengaruhi praktik pemberian ASI kepada bayi. ASI eksklusif mengandung berbagai zat gizi dan komponen imunologis yang berperan penting dalam mendukung sistem kekebalan tubuh balita, sehingga mampu memberikan perlindungan dari berbagai penyakit infeksi, termasuk ISPA. Tujuan: Untuk mengetahui hubungan pengetahuan ibu tentang ASI eksklusif dengan kejadian ISPA pada balita di wilayah kerja UPTD Puskesmas Kayon Kota Palangka Raya. Metode: Metode penelitian kuantitatif dengan desain cross sectional. Sampel penelitian berjumlah 97 responden yang dipilih menggunakan teknik purposive sampling. Pengumpulan data dilakukan menggunakan kuesioner pengetahuan ASI eksklusif dan kejadian ISPA. Analisis data dilakukan secara univariat dan bivariat menggunakan uji Chi-Square dengan tingkat kemaknaan α = 0,05. Hasil: Penelitian ini menunjukan hasil uji Chi-Square menunjukkan nilai p-value = 0,001 (p < 0,05), sehingga H₀ ditolak dan H₁ diterima. Hal ini menunjukkan adanya hubungan yang signifikan antara pengetahuan ibu tentang ASI eksklusif dengan kejadian ISPA pada balita di wilayah kerja UPTD Puskesmas Kayon Kota Palangka Raya. Kesimpulan: Dalam penelitian ini terdapat hubungan yang signifikan antara pengetahuan ibu tentang ASI eksklusif dengan kejadian ISPA pada balita di wilayah kerja UPTD Puskesmas Kayon Kota Palangka Raya. Penelitian ini diharapkan dapat menjadi referensi dalam pengembangan ilmu kesehatan masyarakat, menjadi masukan bagi UPTD Puskesmas Kayon Kota Palangka Raya untuk meningkatkan edukasi dan promosi mengenai ASI eksklusif, serta meningkatkan pengetahuan masyarakat sebagai upaya pencegahan ISPA pada balita.
Copyrights © 2026