Infeksi Saluran Pernapasan Akut (ISPA) masih menjadi salah satu masalahkesehatan masyarakat dengan angka kejadian yang tinggi. Salah satu faktor yang berperan dalampencegahan ISPA adalah pengetahuan masyarakat mengenai Perilaku Hidup Bersih dan Sehat(PHBS).Tujuan: Mengetahui hubungan pengetahuan tentang Perilaku Hidup Bersih dan Sehat (PHBS)dengan pencegahan kejadian ISPA di UPTD Puskesmas Kayon Kota Palangka Raya.Metode: Penelitian ini menggunakan metode kuantitatif dengan desain observasional analitikmelalui pendekatan cross-sectional. Populasi penelitian adalah seluruh pasien yang berkunjung keUPTD Puskesmas Kayon pada Sampel berjumlah 77 responden yang dipilih menggunakan teknikaccidental sampling. Pengumpulan data dilakukan menggunakan kuesioner pengetahuan tentangperilaku hidup bersih dan sehat (PHBS) dan data rekam medis kejadian ISPA. Analisis datadilakukan secara univariat dan bivariat menggunakan uji Chi-SquareHasil: Hasil penelitian menunjukkan bahwa sebagian besar responden berusia 17–50 tahun(44,2%). Sebagian besar responden memiliki pengetahuan tentang perilaku hidup bersih dan sehat(PHBS) dalam kategori baik, dan mayoritas melakukan pencegahan ISPA dengan baik. Hasilanalisis bivariat menggunakan uji Chi-Square menunjukkan terdapat hubungan yang signifikanantara pengetahuan tentang Perilaku Hidup Bersih dan Sehat (PHBS) dengan pencegahan kejadianISPA di UPTD Puskesmas Kayon Kota Palangka Raya (p < 0,05)Kesimpulan: Terdapat hubungan yang signifikan antara pengetahuan tentang Perilaku HidupBersih dan Sehat (PHBS) dengan pencegahan kejadian ISPA di UPTD Puskesmas Kayon KotaPalangka Raya.UPTD Puskesmas Kayon diharapkan dapat meningkatkan kegiatan promosikesehatan dan edukasi mengenai Perilaku Hidup Bersih dan Sehat (PHBS) secara berkelanjutanmelalui penyuluhan, media informasi, dan pemberdayaan masyarakat. untuk meningkatkanpengetahuan serta menerapkan PHBS dalam kehidupan sehari-hari sebagai upaya pencegahan ISPA
Copyrights © 2026