KEK merupakan masalah gizi pada ibu hamil yang perlu mendapat perhatian karena dapatmeningkatkan risiko komplikasi seperti perdarahan, kelainan bawaan, BBLR, dan stunting apabilatidak segera ditangani. Mendeskripsikan asuhan kebidanan kehamilan risiko tinggi pada ibu hamildengan masalah KEK melalui penerapan manajemen asuhan kebidanan berbasis SOAP. Metode yangdigunakan adalah case report dengan pendekatan SOAP. Subjek studi kasus ini adalah Ny. F yangberusia 40 tahun G5P40004 UK 39–40 minggu dengan kehamilan risiko tinggi dan masalah KEK.Asuhan dilakukan sebanyak 3x kunjungan pada tanggal 10, 13, dan 16 Februari 2026 di rumah Ny. F,Desa “T”, Kabupaten “M”, melalui pengkajian data subjektif dan objektif, analisa data,penatalaksanaan, evaluasi, serta studi dokumentasi. Hasil studi dokumentasi didapatkan LILA awalkehamilan 21 cm dan IMT awal kehamilan 18,3 kg/m² yang menunjukkan KEK. Hasil pengkajianmenunjukkan ibu mengeluh pusing, dengan BB pada kunjungan pertama adalah 53,2 kg dan LILA 24cm. Setelah diberikan penatalaksanaan berupa edukasi nutrisi, pemantauan BB, evaluasi pola makan,pada kunjungan ke-3 didapatkan pengukuran BB yaitu 53,7 kg dan LILA 24,2 cm, terdapat perbaikanstatus gizi pada ibu. Ibu juga telah menentukan rencana persalinan. Asuhan kebidanan secaramenyeluruh dapat membantu memperbaiki status gizi ibu hamil dengan KEK serta mencegahkomplikasi kehamilan. Bidan perlu meningkatkan edukasi gizi, pemantauan status gizi, danketerlibatan keluarga dalam pemenuhan nutrisi ibu hamil.Kata Kunci: Kekurangan Energi Kronik, Grandemultigravida.
Copyrights © 2026