Hipertensi merupakan salah satu faktor risiko utama terjadinya stroke. Peningkatan kadar Low-Density Lipoprotein (LDL) dapat mempercepat aterosklerosis sehingga meningkatkan risiko stroke. Deteksi dini pada periode emas (golden period) 4,5 jam pertama penting untuk meningkatkan keberhasilan penanganan. Penelitian ini bertujuan mengetahui hubungan kadar LDL dengan risiko stroke pada penderita hipertensi dalam rujukan 4,5 jam pertama di Puskesmas Cempaka. Penelitian ini menggunakan metode kuantitatif dengan desain analitik observasional pendekatan cross-sectional pada 37 responden yang dipilih secara purposive sampling. Kadar LDL diukur menggunakan Lipid Meter, sedangkan risiko stroke dinilai menggunakan instrumen SeGeRa Ke RS. Analisis data dilakukan menggunakan uji Fisher–Freeman–Halton Exact Test pada tingkat kemaknaan α = 0,05. Hasil penelitian menunjukkan terdapat hubungan yang signifikan antara kadar LDL dengan risiko stroke pada penderita hipertensi dalam rujukan 4,5 jam pertama di Puskesmas Cempaka (p < 0,05). Disimpulkan bahwa kadar LDL berhubungan dengan risiko stroke, sehingga skrining LDL berkala, penggunaan instrumen SeGeRa Ke RS, dan edukasi deteksi dini stroke perlu ditingkatkan untuk mendukung penanganan pada masa golden period.
Copyrights © 2026