Borneo Nursing Journal
Vol. 8 No. 2b (2026)

Studi Kualitatif: Pengalaman Remaja Putri Dalam Menghadapi Gangguan Menstruasi Di SMK Mandala Bhakti Surakarta

Winda Ratika Fanni (Universitas Duta Bangsa Surakarta)
Musmundiroh (Universitas Duta Bangsa Surakarta)
Muzaroah Ermawati Ulkhasanah (Universitas Duta Bangsa Surakarta)



Article Info

Publish Date
16 Sep 2026

Abstract

Latar Belakang: Gangguan menstruasi merupakan pengalaman yang cukup sering dialami remaja putri dan memengaruhi kondisi fisik, emosional, pola menstruasi, serta aktivitas sehari-hari. Secara Global prevalensi gangguan siklus menstruasi 45%. Sementara di Indonesia 13,7% remaja putri mengalami menstruasi yang tidak teratur. Di Provinsi Jawa Tengah prevalensi keluhan nyeri haid mencapai 89,5%, siklus yang tidak teratur 31,2% dan durasi menstruasi memanjang 5,3%. Meski begitu masih sedikit penelitian yang membahas gangguan menstruasi secara kualitatif. Tujuan: Memahami secara mendalam pengalaman remaja putri dalam menghadapi gangguan menstruasi di SMK Mandala Bhakti Surakarta. Metode Penelitian: Penelitian menggunakan pendekatan kualitatif dengan desain fenomenologi. Lima partisipan kelas XI dipilih secara purposive sesuai kriteria inklusi. Data dikumpulkan melalui wawancara mendalam pada 13 Mei–10 Juni 2026 dan dianalisis menggunakan metode Colaizzi. Hasil penelitian: Penelitian ini menghasilkan empat tema utama, yaitu pengalaman remaja selama menstruasi, pemahaman dan pemaknaan gangguan menstruasi, sumber informasi dan dukungan sosial, serta strategi adaptasi terhadap gangguan menstruasi. Partisipan mengalami keluhan fisik seperti nyeri, lemas, mual dan pegal, keluhan emosional berupa perubahan suasana hati, dampak terhadap aktivitas belajar dan mobilitas, serta perubahan pola menstruasi berupa keterlambatan dan durasi yang memanjang. Pemahaman terhadap gangguan menstruasi berkembang melalui pengalaman pribadi dan informasi dari keluarga, sekolah, teman sebaya, serta media digital. Strategi adaptasi meliputi pendekatan farmakologis dan nonfarmakologis yang dipilih sesuai pengalaman dan kenyamanan masing-masing. Kesimpulan: Temuan menunjukkan bahwa pengalaman menstruasi remaja bersifat beragam dan saling berkaitan, karena itu penguatan edukasi kesehatan reproduksi di rumah maupun sekolah diperlukan agar remaja lebih mampu mengenali gangguan menstruasi dan menentukan penanganan yang tepat.

Copyrights © 2026






Journal Info

Abbrev

BNJ

Publisher

Subject

Health Professions Medicine & Pharmacology Neuroscience Nursing Public Health

Description

Borneo Nursing Journal (BNJ) adalah jurnal yang diterbitkan dua kali dalam satu tahun oleh Akademi Keperawatan Yarsi Samarinda bekerjasama dengan Sekolah Tinggi Ilmu Kesehatan Yarsi Pontianak. Adapun ruang lingkup/topik dalam BNJ adalah bidang Keperawatan. Dalam setiap edisinya, BNJ menerbitkan ...