Borneo Nursing Journal
Vol. 8 No. 2b (2026)

Hubungan Pemanfaatan Buku KIA dengan Status Gizi Balita Usia 0-23 Bulan di Puskesmas Umbulharjo I Kota Yogyakarta

Hanifa Al Zanira (Universitas Aisyiyah Yogyakarta)
Ririn Wahyu Hidayati (Universitas Aisyiyah Yogyakarta)



Article Info

Publish Date
18 Sep 2026

Abstract

Status gizi balita merupakan indikator penting dalam menilai pertumbuhan dan perkembangan anak. Namun, prevalensi gizi kurang pada balita masih menjadi perhatian serius di Indonesia. Berdasarkan data Kementerian Kesehatan Republik Indonesia tahun 2024, terdapat 16,8% balita dengan status gizi kurang dan 3,4% balita dengan status gizi lebih. Di Kota Yogyakarta, gizi kurang 14,5% dan gizi lebih sebesar 2,5%. Sementara itu, wilayah kerja puskesmas umbulharjo I, gizi kurang 5,5% dan gizi lebih 11%. Kementerian Kesehatan Republik Indonesia menetapkan target prevalensi gizi kurang di bawah 5% dan gizi lebih di bawah 10%. Salah satu faktor yang berhubungan dengan status gizi balita adalah pemanfaatan Buku Kesehatan Ibu dan Anak (KIA). Pemanfaatan Buku Kesehatan Ibu dan Anak (KIA) merupakan salah satu program pemerintah yang digunakan sebagai media pencatatan, pemantauan dan edukasi kesehatan untuk mendukung peningkatan status gizi balita. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan pemanfaatan Buku Kesehatan Ibu dan Anak (KIA) dengan status gizi balita usia 0–23 bulan di wilayah kerja Puskesmas Umbulharjo I Kota Yogyakarta. Penelitian ini menggunakan desain kuantitatif analitis korelasional dengan pendekatan cross-sectional. Populasi penelitian berjumlah 147 balita dan sampel sebanyak 60 responden ibu yang memiliki balita usia 0–23 bulan, dipilih menggunakan teknik stratified random sampling. Pengumpulan data menggunakan kuesioner pemanfaatan Buku KIA dan data status gizi balita berdasarkan indikator Berat Badan menurut Umur (BB/U). Analisis data menggunakan uji Kendall Tau. Sebagian besar responden memiliki pemanfaatan Buku KIA kategori baik (83,3%) dan status gizi balita kategori normal (66,7%). Hasil uji Kendall Tau menunjukkan nilai p-value sebesar 0,008 (p < 0,05), yang berarti terdapat hubungan signifikan antara pemanfaatan Buku KIA dengan status gizi balita usia 0–23 bulan di wilayah kerja Puskesmas Umbulharjo I Kota Yogyakarta. Temuan ini menunjukkan pentingnya pemanfaatan Buku KIA secara optimal sebagai sarana edukasi dan pemantauan kesehatan balita.

Copyrights © 2026






Journal Info

Abbrev

BNJ

Publisher

Subject

Health Professions Medicine & Pharmacology Neuroscience Nursing Public Health

Description

Borneo Nursing Journal (BNJ) adalah jurnal yang diterbitkan dua kali dalam satu tahun oleh Akademi Keperawatan Yarsi Samarinda bekerjasama dengan Sekolah Tinggi Ilmu Kesehatan Yarsi Pontianak. Adapun ruang lingkup/topik dalam BNJ adalah bidang Keperawatan. Dalam setiap edisinya, BNJ menerbitkan ...