Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui dan menganalisis potensi desa wisata di Kabupaten Lombok Utara, Provinsi Nusa Tenggara Barat. Kabupaten ini dikenal dengan destinasi internasional Gili Tramena (Trawangan, Meno, dan Air), serta memiliki kekayaan alam dan budaya yang berpotensi besar untuk dikembangkan melalui pariwisata alternatif berbasis masyarakat, salah satunya desa wisata. Penelitian menggunakan metode deskriptif kualitatif dengan teknik observasi, wawancara, dan studi dokumen, yang dilaksanakan pada 17 desa wisata di lima kecamatan (Pemenang, Tanjung, Gangga, Kayangan, dan Bayan), dengan melibatkan pemerintah daerah, pemerintah desa, masyarakat lokal, dan Pokdarwis. Hasil penelitian menunjukkan bahwa dari 17 desa, hanya enam desa wisata yang memiliki potensi unggulan, yaitu Bayan, Senaru, Sambi Elen, Sigar Penjalin, Samaguna, dan Santong. Desa-desa tersebut menawarkan atraksi wisata beragam, mulai dari keindahan alam berupa pantai, air terjun, dan perbukitan, hingga atraksi budaya seperti tradisi adat, kesenian lokal, dan kehidupan masyarakat tradisional, yang dapat dikembangkan untuk mendukung pariwisata berkelanjutan di Kabupaten Lombok Utara.
Copyrights © 2025