Penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi potensi produk ekonomi kreatif yang dimiliki Desa Jago, Kabupaten Lombok Tengah, serta menganalisis peran potensi tersebut dalam mendukung pengembangan desa wisata. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif dengan pendekatan studi kasus. Teknik pengumpulan data meliputi observasi lapangan, wawancara mendalam dengan pengrajin, tokoh masyarakat, dan anggota Kelompok Sadar Wisata (Pokdarwis), serta studi dokumentasi terhadap dokumen dan literatur terkait. Hasil penelitian menunjukkan bahwa Desa Jago memiliki beragam potensi ekonomi kreatif, terutama dalam subsektor kerajinan tangan dan kuliner khas. Kerajinan tangan yang menjadi unggulan meliputi produk berbahan tempurung kelapa, kerajinan kayu, serta aksesoris dari manik-manik, kerang, dan batu-batuan, yang sebagian besar diproduksi secara tradisional dan turun-temurun. Selain itu, Desa Jago juga memiliki potensi arsitektur kapal tradisional yang dapat dikembangkan sebagai daya tarik wisata unik. Potensi kuliner khas desa masih perlu pengembangan agar lebih kompetitif terhadap makanan barat yang familiar bagi wisatawan. Pengembangan ekonomi kreatif berperan penting dalam meningkatkan pendapatan dan kesejahteraan masyarakat, menciptakan lapangan kerja baru, serta melestarikan budaya dan kearifan lokal. Strategi pengembangan produk, diversifikasi jenis kerajinan dan kuliner, serta pemasaran efektif, didukung oleh pemerintah dan pemangku kepentingan, menjadi kunci untuk memaksimalkan peran ekonomi kreatif sebagai penunjang pengembangan desa wisata yang berkelanjutan.
Copyrights © 2025