p-Index From 2021 - 2026
1.084
P-Index
This Author published in this journals
All Journal Pariwisata
Murianto Murianto
Sekolah Tinggi Pariwisata Mataram, Mataram, Indonesia

Published : 7 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 7 Documents
Search

PEMBERDAYAAN EKONOMI KREATIF MASYARAKAT MELALUI PENGELOLAAN WISATA AIR TERJUN RUMPANG RUMENENG DI DESA MONTONG AJAN LOMBOK TENGAH Samsul Hadi; Ahmad Tahajudin; Dion Anjasmara; Murianto Murianto; Ander Sriwi
Jurnal Ilmiah Hospitality Vol 14 No 2 (2025): Desember 2025
Publisher : Sekolah Tinggi Pariwisata Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.47492/jih.v14i2.4021

Abstract

Air Terjun Rumpang Rumeneng di Desa Montong Ajan, Lombok Tengah, memiliki potensi besar sebagai destinasi wisata alam sekaligus penggerak ekonomi kreatif masyarakat. Keindahan alam, aksesibilitas yang baik, dan kekayaan budaya menjadi modal strategis untuk pengembangan desa wisata berkelanjutan. Namun, rendahnya kapasitas masyarakat dalam manajemen destinasi, kewirausahaan, dan kelembagaan pengelola menyebabkan potensi tersebut belum termanfaatkan secara optimal. Penelitian ini bertujuan merancang model pemberdayaan masyarakat melalui tiga pendekatan utama: pelatihan manajemen destinasi wisata, pelatihan ekonomi kreatif dan kewirausahaan, serta penguatan kelembagaan pengelola wisata. Metode yang digunakan adalah deskriptif kualitatif dengan pendekatan partisipatif, melibatkan masyarakat dalam observasi, wawancara, dan pendampingan. Hasil menunjukkan adanya peningkatan kapasitas masyarakat, terbentuknya tujuh UMKM baru, serta peningkatan pendapatan sebesar 20–35%. Selain itu, partisipasi masyarakat dalam pengelolaan dan kebersihan wisata meningkat hingga 65%. Penelitian ini menegaskan bahwa integrasi ekonomi kreatif dengan pariwisata berbasis masyarakat mampu meningkatkan kesejahteraan lokal, memperkuat identitas budaya, dan mendukung pariwisata berkelanjutan.
PENGEMBANGAN POTENSI OBJEK WISATA PANTAI TOROK AIK BELEQ DEVELOPMENT OF POTENTIAL OF TOROK AIK BELEQ BEACH TOURISM Ahmad Tahajudin; Samsul Hadi; Murianto Murianto; Ander Sriwi
Jurnal Ilmiah Hospitality Vol 14 No 2 (2025): Desember 2025
Publisher : Sekolah Tinggi Pariwisata Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.47492/jih.v14i2.4022

Abstract

Pantai Torok Aik Beleq merupakan salah satu destinasi wisata yang memiliki potensi besar untuk dikembangkan, sebagai daya tarik unggulan di Kabupaten Lombok Tengah. Namun, potensi yang dimiliki belum dimanfaatkan secara optimal karena keterbatasan sarana dan prasarana, rendahnya promosi, serta minimnya keterlibatan masyarakat dalam pengelolaan kawasan wisata. Penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi potensi objek wisata Pantai Torok Aik Beleq, menganalisis kondisi sarana dan prasarana pendukung, serta merumuskan strategi pengembangan yang berkelanjutan. Metode penelitian yang digunakan adalah pendekatan deskriptif kualitatif dengan teknik pengumpulan data melalui observasi lapangan, wawancara dengan masyarakat dan pemangku kepentingan, serta studi dokumentasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa Pantai Torok Aik Beleq memiliki keunggulan berupa keindahan panorama alam, kekayaan budaya lokal, serta peluang pengembangan wisata berbasis alam dan budaya. Namun demikian, diperlukan peningkatan fasilitas pendukung, aksesibilitas, serta promosi yang terpadu. Penelitian ini menyimpulkan bahwa kolaborasi antara pemerintah, masyarakat lokal, dan pihak swasta menjadi faktor kunci dalam mewujudkan pengembangan wisata Pantai Torok Aik Beleq yang berkelanjutan dan berdaya saing (Cambria, size 12 font Italic)
IDENTIFIKASI POTENSI PRODUK EKONOMI KREATIF DI DESA JAGO, KABUPATEN LOMBOK TENGAH Murianto Murianto; Lalu Yulendra; Muharis Ali; Uwi Martayadi
Jurnal Ilmiah Hospitality Vol 14 No 2 (2025): Desember 2025
Publisher : Sekolah Tinggi Pariwisata Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.47492/jih.v14i2.4025

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi potensi produk ekonomi kreatif yang dimiliki Desa Jago, Kabupaten Lombok Tengah, serta menganalisis peran potensi tersebut dalam mendukung pengembangan desa wisata. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif dengan pendekatan studi kasus. Teknik pengumpulan data meliputi observasi lapangan, wawancara mendalam dengan pengrajin, tokoh masyarakat, dan anggota Kelompok Sadar Wisata (Pokdarwis), serta studi dokumentasi terhadap dokumen dan literatur terkait. Hasil penelitian menunjukkan bahwa Desa Jago memiliki beragam potensi ekonomi kreatif, terutama dalam subsektor kerajinan tangan dan kuliner khas. Kerajinan tangan yang menjadi unggulan meliputi produk berbahan tempurung kelapa, kerajinan kayu, serta aksesoris dari manik-manik, kerang, dan batu-batuan, yang sebagian besar diproduksi secara tradisional dan turun-temurun. Selain itu, Desa Jago juga memiliki potensi arsitektur kapal tradisional yang dapat dikembangkan sebagai daya tarik wisata unik. Potensi kuliner khas desa masih perlu pengembangan agar lebih kompetitif terhadap makanan barat yang familiar bagi wisatawan. Pengembangan ekonomi kreatif berperan penting dalam meningkatkan pendapatan dan kesejahteraan masyarakat, menciptakan lapangan kerja baru, serta melestarikan budaya dan kearifan lokal. Strategi pengembangan produk, diversifikasi jenis kerajinan dan kuliner, serta pemasaran efektif, didukung oleh pemerintah dan pemangku kepentingan, menjadi kunci untuk memaksimalkan peran ekonomi kreatif sebagai penunjang pengembangan desa wisata yang berkelanjutan.
PEMBERDAYAAN EKONOMI MASYARAKAT MELALUI USAHA MIKRO BERBASIS WISATA DI KAWASAN PANTAI LOANG BALOQ Sinta Sinta; Ahmad Tahajudin; Lalu Masyhudi; Ander Sriwi; Murianto Murianto; Muharis Ali
Jurnal Ilmiah Hospitality Vol 14 No 2 (2025): Desember 2025
Publisher : Sekolah Tinggi Pariwisata Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.47492/jih.v14i2.4026

Abstract

Pariwisata berperan penting dalam pemberdayaan ekonomi masyarakat melalui pengembangan usaha mikro di sekitar destinasi wisata. Pantai Loang Baloq di Kota Mataram memiliki potensi wisata yang dimanfaatkan masyarakat lokal dengan membuka berbagai usaha mikro berbasis wisata. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis peran usaha mikro dalam meningkatkan perekonomian masyarakat serta mengidentifikasi kendala yang dihadapi pelaku usaha. Metode yang digunakan adalah penelitian kualitatif deskriptif melalui observasi, wawancara, dan dokumentasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa usaha mikro berbasis wisata berkontribusi terhadap peningkatan pendapatan dan penyerapan tenaga kerja masyarakat. Namun, pengembangannya masih menghadapi kendala berupa keterbatasan modal, kemampuan manajerial, dan promosi. Diperlukan dukungan berbagai pihak agar usaha mikro dapat berkembang secara berkelanjutan.
ANALISIS POTENSI KEWIRAUSAHAAN PEMUDA BERBASIS PRODUK LOKAL DI DESA SANGIANG, KECAMATAN WERA, KABUPATEN BIMA Farhan Farhan; Ahmad Tahajudin; Ander Sriwi; Murianto Murianto; Mawar Junita
Jurnal Ilmiah Hospitality Vol 14 No 2 (2025): Desember 2025
Publisher : Sekolah Tinggi Pariwisata Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.47492/jih.v14i2.4027

Abstract

Pemuda memiliki peran strategis dalam mendorong pertumbuhan ekonomi desa melalui pengembangan kewirausahaan berbasis potensi lokal. Desa Sangiang, Kecamatan Wera, Kabupaten Bima memiliki berbagai produk lokal yang berpotensi dikembangkan sebagai usaha produktif oleh pemuda, seperti hasil pertanian, perikanan, serta olahan pangan tradisional. Namun, pemanfaatan potensi tersebut masih belum optimal. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis potensi kewirausahaan pemuda berbasis produk lokal serta mengidentifikasi faktor pendukung dan penghambat dalam pengembangannya. Penelitian menggunakan pendekatan kualitatif dengan teknik pengumpulan data melalui observasi, wawancara mendalam, dan dokumentasi. Informan penelitian terdiri dari pemuda desa, pelaku usaha lokal, dan perangkat desa. Analisis data dilakukan secara deskriptif melalui tahapan reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pemuda Desa Sangiang memiliki potensi kewirausahaan yang cukup besar, ditinjau dari ketersediaan sumber daya lokal, kreativitas pemuda, serta dukungan lingkungan sosial. Namun, pengembangan kewirausahaan masih menghadapi kendala berupa keterbatasan modal usaha, rendahnya keterampilan manajerial dan pemasaran, serta minimnya pendampingan dan akses terhadap pelatihan kewirausahaan. Oleh karena itu, diperlukan sinergi antara pemerintah desa, lembaga terkait, dan pemuda dalam meningkatkan kapasitas kewirausahaan melalui pelatihan, pendampingan, serta penguatan akses permodalan dan pemasaran agar produk lokal Desa Sangiang dapat berkembang secara berkelanjutan.
MENGANALISIS DAMPAK USAHA MIKRO, KECIL,DAN MENENGAH (UMKM) TERHADAP PENDAPATAN MASYARAKAT DI DESABEGAK, BUNUT BAOK ,KECAMATAN PRAYA, KABUPATEN LOMBOK TENGAH Baiq Ayu Sekarwangi; Ahmad Tahajudin; Lalu Masyhudi; Ander Sriwi; Murianto Murianto
Jurnal Ilmiah Hospitality Vol 14 No 2 (2025): Desember 2025
Publisher : Sekolah Tinggi Pariwisata Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.47492/jih.v14i2.4028

Abstract

Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) memiliki peran strategis dalam meningkatkan perekonomian lokal, khususnya di wilayah pedesaan. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis dampak keberadaan dan aktivitas UMKM terhadap pendapatan masyarakat di Desa Begak, Dusun Bunut Baok, Kecamatan Praya, Kabupaten Lombok Tengah. Metode penelitian yang digunakan adalah pendekatan deskriptif kualitatif dengan pengumpulan data melalui observasi, wawancara mendalam, dan dokumentasi terhadap pelaku UMKM serta masyarakat sekitar. Hasil penelitian menunjukkan bahwa UMKM berkontribusi positif terhadap peningkatan pendapatan masyarakat, membuka lapangan kerja, serta mendorong kemandirian ekonomi keluarga. Namun demikian, masih terdapat kendala seperti keterbatasan modal, pemasaran, dan kualitas sumber daya manusia. Oleh karena itu, diperlukan dukungan berkelanjutan dari pemerintah dan pemangku kepentingan untuk memperkuat keberlanjutan UMKM di Desa Begak.
STRATEGI PEMASARAN WISATA KULINER DI DESA WISATA NARMADA, LOMBOK BARAT Doni Saputra; Arya Zuljihad; Farah Aprily Aurel; Murianto Murianto; Mawar Junita
Jurnal Ilmiah Hospitality Vol 14 No 2 (2025): Desember 2025
Publisher : Sekolah Tinggi Pariwisata Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.47492/jih.v14i2.4029

Abstract

Wisata kuliner merupakan salah satu bentuk pariwisata yang memiliki peran strategis dalam meningkatkan daya tarik destinasi sekaligus mendorong pemberdayaan ekonomi masyarakat lokal. Desa Wisata Narmada, Kabupaten Lombok Barat, memiliki kekayaan kuliner tradisional masyarakat Sasak yang berpotensi dikembangkan sebagai daya tarik wisata unggulan. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis strategi pemasaran wisata kuliner yang diterapkan di Desa Wisata Narmada serta mengidentifikasi tantangan dan peluang pengembangannya. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif dengan teknik pengumpulan data melalui wawancara mendalam, observasi langsung, dokumentasi, dan studi pustaka. Informan penelitian meliputi pelaku UMKM kuliner, pengelola desa wisata, wisatawan, perwakilan dinas pariwisata, serta akademisi pendamping desa.Hasil penelitian menunjukkan bahwa Desa Wisata Narmada memiliki potensi besar dalam pengembangan wisata kuliner berbasis budaya lokal, namun strategi pemasarannya belum berjalan secara optimal. Pemasaran masih didominasi oleh metode konvensional, dengan pemanfaatan media digital yang terbatas, lemahnya branding destinasi kuliner, serta belum terintegrasinya strategi segmentasi, targeting, dan positioning. Selain itu, pemberdayaan masyarakat lokal dalam aspek pemasaran dan pengelolaan usaha kuliner masih memerlukan penguatan melalui pelatihan dan pendampingan berkelanjutan. Penelitian ini merekomendasikan penerapan strategi pemasaran yang lebih terintegrasi melalui penguatan promosi digital, pengembangan event kuliner berbasis budaya, kolaborasi dengan pelaku pariwisata, serta peningkatan kapasitas UMKM kuliner guna mewujudkan wisata kuliner yang berdaya saing dan berkelanjutan.