All Fields of Science Journal Liaison Academia and Sosiety
Vol. 5 No. 2: Juni 2025

Dampak Pola Tanam Tumpangsari Jagung dan Kedelai terhadap Produktivitas dan Kesuburan Tanah pada Lahan Kering

Dora Silvia Dewi (Universitas Pembinaan Masyarakat Indonesia)
Ahmad Nadhira (Universitas Tjut Nyak Dhien Medan)



Article Info

Publish Date
08 Aug 2025

Abstract

p Lahan kering merupakan salah satu tantangan utama dalam pengembangan pertanian di Indonesia karena karakteristiknya yang cenderung miskin unsur hara memiliki kadar bahan organik rendah dan ketersediaan air terbatas Untuk mengatasi tantangan tersebut sistem tumpangsari antara tanaman serealia dan leguminosa telah banyak direkomendasikan sebagai solusi adaptif terhadap kondisi agroekologi marginal Penelitian ini bertujuan untuk mengevaluasi pengaruh pola tanam tumpangsari jagung Zea mays L dan kedelai Glycine max L terhadap produktivitas tanaman dan perubahan karakteristik kesuburan tanah di lahan kering Metode yang digunakan adalah Rancangan Acak Kelompok RAK satu faktor dengan tiga perlakuan yaitu: monokultur jagung monokultur kedelai dan tumpangsari jagung kedelai masing masing diulang tiga kali Parameter yang diamati meliputi hasil panen jagung dan kedelai nilai em Land Equivalent Ratio em LER serta perubahan sifat kimia tanah pH N total bahan organik dan KTK Hasil penelitian menunjukkan bahwa sistem tumpangsari memberikan nilai LER sebesar 1 29 yang menunjukkan efisiensi penggunaan lahan sebesar 29 Persen lebih tinggi dibandingkan sistem monokultur Hasil gabungan panen pada tumpangsari 5 5 ton ha jagung dan 1 5 ton ha kedelai relatif lebih menguntungkan secara total Selain itu tumpangsari berkontribusi positif terhadap peningkatan kadar nitrogen total dari 0 12 Persen menjadi 0 17 Persen bahan organik tanah dari 1 4 Persen menjadi 2 0 Persen serta kapasitas tukar kation KTK tanah dari 12 5 menjadi 14 0 cmol kg Peningkatan kesuburan ini dikaitkan dengan peran kedelai sebagai tanaman leguminosa yang mampu melakukan fiksasi nitrogen dan memperbaiki kualitas tanah melalui biomassa akar dan guguran daun Ladha et al 2016; Kumar et al 2018 Dengan demikian sistem tumpangsari jagung dan kedelai terbukti tidak hanya meningkatkan produktivitas lahan tetapi juga memperbaiki kualitas tanah sehingga berpotensi sebagai model pertanian berkelanjutan untuk lahan kering Diperlukan penelitian lebih lanjut dengan pendekatan multimusim dan analisis mikrobiologis untuk mengkaji dampak jangka panjang terhadap ekosistem tanah secara menyeluruh p

Copyrights © 2025






Journal Info

Abbrev

AFoSJ-LAS

Publisher

Subject

Description

Jurnal ini menyediakan akses terbuka langsung ke kontennya berdasarkan prinsip bahwa menyediakan penelitian secara bebas kepada publik akan mendukung pertukaran pengetahuan global yang lebih ...