Claim Missing Document
Check
Articles

Found 5 Documents
Search

Pengaruh Pemberian Eco Enzyme Dengan Media Tanam Yang Berbeda Terhadap Pertumbuhan Kelapa Sawit (Elaeis guineensis Jacq) di PRE NURSERY Arip Septiawan; Razali Razali; Ahmad Nadhira
Innovative: Journal Of Social Science Research Vol. 6 No. 2 (2026): Innovative: Journal Of Social Science Research
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/innovative.v6i2.21456

Abstract

Abstrak Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh air kelapa, pestisida nabati kulit bawang putih, dan interaksinya terhadap pertumbuhan tanaman kelapa sawit (Elaeis guineensis Jacq) pada tahap pre-nursery. Penelitian dilaksanakan di Jalan Platina III, Lingkungan XIII, Kelurahan Titi Papan, Kecamatan Medan Deli, Sumatera Utara, dengan ketinggian tempat 37,5 mdpl, mulai bulan Desember 2024 hingga selesai. Penelitian menggunakan Rancangan Acak Kelompok (RAK) faktorial dua faktor, yaitu air kelapa (A0 = kontrol, A1 = 100 ml, A2 = 200 ml) dan pestisida nabati kulit bawang putih (B0 = kontrol, B1 = 50 ml/L, B2 = 100 ml/L) dengan tiga ulangan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pemberian Air kelapa berpengaruh nyata terhadap tinggi tanaman dan jumlah daun namun tidak berpengaruh nyata terhadap pertumbuhan diameter batang dan luas daun. Perlakuan pestisida kulit bawang putih hanya berpengaruh nyata terhadap pertumbuhan jumlah daun dan tidak berpengaruh nyata terhadap pertumbuhan tinggi tanaman, diameter batang dan luas daun, Interaksi antara kedua perlakuan tidak menunjukkan pengaruh nyata terhadap tinggi tanaman, diameter batang, jumlah daun dan luas daun Kata kunci: Air kelapa, pestisida nabati kulit bawang putih, kelapa sawit, pre- nursery
Pengaruh Pemberian Vermikompos dan Ekstrak Tomat Terhadap Pertumbuhan Tanaman Kelapa Sawit (Elaeis guineensis Jacq) di PRE NURSERY Feri Irwansyah; Razali Razali; Ahmad Nadhira
Innovative: Journal Of Social Science Research Vol. 6 No. 2 (2026): Innovative: Journal Of Social Science Research
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/innovative.v6i2.21457

Abstract

Pertumbuhan tanaman kelapa sawit dengan pemberian Vermikompos dan Ekstrak Tomat. Penelitian ini telah dilaksanakan di Jalan Platina III, Lingkungan XIII, Kelurahan Titi Papan, pada bulan Desember 2024 sampai dengan Maret 2025. Penelitian menggunakan Rancangan Acak Kelompok (RAK) Faktorial dengan 2 faktor perlakuan, Faktor pertama Vermikompos terdiri dari 3 taraf perlakuan, yaitu V0 = Tanpa vermikompos (Hanya Topsoil) V1 = 80 gr /polybag, dan V2 =160 gr/polybag. Faktor kedua, yakni Ekstrak tomat dengan tiga taraf perlakuan, yaitu T0= 0 ml/l, T1 = 10 ml/l, dan T2 = 20 ml/l. Parameter yang diamati yaitu Diameter Batang (mm), Tinggi Tanaman (cm), Luas Daun (cm2) dan Jumlah Daun. Pada penelitian ini, perlakuan Vermikompos berpengaruh nyata terhadap pertumbuhan diameter batang, jumlah daun, dan luas daun, namun tidak berpengaruh nyata terhadap pertumbuhan tinggi tanaman. Perlakuan Ekstrak tomat hanya berpengaruh nyata terhadap pertumbuhan jumlah daun, namun tidak berpengaruh nyata terhadap pertumbuhan tinggi tanaman, diameter batang, dan luas daun. Interaksi antara perlakuan Vermikompos dan Ekstrak tomat tidak berpengaruh nyata terhadap pertumbuhan diameter batang, tinggi tanaman, luas daun, dan jumlah daun. Kata kunci: kelapa sawit, vermikompos, ekstrak tomat, pre nursery
Aplikasi Pupuk Organik untuk Pertumbuhan Cabai Keriting Rahmaniah Rahmaniah; Ahmad Nadhira
All Fields of Science Journal Liaison Academia and Sosiety Vol. 3 No. 2: Juni 2023
Publisher : Lembaga Komunikasi dan Informasi Dosen

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.58939/afosj-las.v3i2.439

Abstract

Cabai keriting merupakan salah satu tanaman hortikultura yang penting dalam industri pertanian Dalam upaya untuk meningkatkan pertumbuhan dan hasil panen tanaman cabai keriting secara berkelanjutan penggunaan pupuk organik telah menjadi alternatif yang menarik Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh aplikasi pupuk organik terhadap pertumbuhan tanaman cabai keriting Penelitian dilakukan dengan menggunakan desain percobaan acak kelompok dengan tiga perlakuan pupuk organik yang berbeda: perlakuan kontrol tanpa pupuk perlakuan pupuk organik cair dan perlakuan pupuk organik padat Masing masing perlakuan diulang tiga kali Parameter yang diamati meliputi tinggi tanaman jumlah cabang jumlah bunga dan hasil panen cabai keriting Hasil penelitian menunjukkan bahwa aplikasi pupuk organik secara signifikan meningkatkan pertumbuhan tanaman cabai keriting dibandingkan dengan perlakuan kontrol Tanaman yang diberi pupuk organik cair dan pupuk organik padat memiliki tinggi yang lebih baik jumlah cabang yang lebih banyak jumlah bunga yang lebih melimpah dan hasil panen yang lebih tinggi dibandingkan dengan tanaman pada perlakuan kontrol Selain itu aplikasi pupuk organik juga meningkatkan kualitas tanah meningkatkan kapasitas penyerapan nutrisi serta meningkatkan aktivitas mikroorganisme tanah yang menguntungkan
Dampak Pola Tanam Tumpangsari Jagung dan Kedelai terhadap Produktivitas dan Kesuburan Tanah pada Lahan Kering Dora Silvia Dewi; Ahmad Nadhira
All Fields of Science Journal Liaison Academia and Sosiety Vol. 5 No. 2: Juni 2025
Publisher : Lembaga Komunikasi dan Informasi Dosen

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.58939/afosj-las.v5i2.788

Abstract

p Lahan kering merupakan salah satu tantangan utama dalam pengembangan pertanian di Indonesia karena karakteristiknya yang cenderung miskin unsur hara memiliki kadar bahan organik rendah dan ketersediaan air terbatas Untuk mengatasi tantangan tersebut sistem tumpangsari antara tanaman serealia dan leguminosa telah banyak direkomendasikan sebagai solusi adaptif terhadap kondisi agroekologi marginal Penelitian ini bertujuan untuk mengevaluasi pengaruh pola tanam tumpangsari jagung Zea mays L dan kedelai Glycine max L terhadap produktivitas tanaman dan perubahan karakteristik kesuburan tanah di lahan kering Metode yang digunakan adalah Rancangan Acak Kelompok RAK satu faktor dengan tiga perlakuan yaitu: monokultur jagung monokultur kedelai dan tumpangsari jagung kedelai masing masing diulang tiga kali Parameter yang diamati meliputi hasil panen jagung dan kedelai nilai em Land Equivalent Ratio em LER serta perubahan sifat kimia tanah pH N total bahan organik dan KTK Hasil penelitian menunjukkan bahwa sistem tumpangsari memberikan nilai LER sebesar 1 29 yang menunjukkan efisiensi penggunaan lahan sebesar 29 Persen lebih tinggi dibandingkan sistem monokultur Hasil gabungan panen pada tumpangsari 5 5 ton ha jagung dan 1 5 ton ha kedelai relatif lebih menguntungkan secara total Selain itu tumpangsari berkontribusi positif terhadap peningkatan kadar nitrogen total dari 0 12 Persen menjadi 0 17 Persen bahan organik tanah dari 1 4 Persen menjadi 2 0 Persen serta kapasitas tukar kation KTK tanah dari 12 5 menjadi 14 0 cmol kg Peningkatan kesuburan ini dikaitkan dengan peran kedelai sebagai tanaman leguminosa yang mampu melakukan fiksasi nitrogen dan memperbaiki kualitas tanah melalui biomassa akar dan guguran daun Ladha et al 2016; Kumar et al 2018 Dengan demikian sistem tumpangsari jagung dan kedelai terbukti tidak hanya meningkatkan produktivitas lahan tetapi juga memperbaiki kualitas tanah sehingga berpotensi sebagai model pertanian berkelanjutan untuk lahan kering Diperlukan penelitian lebih lanjut dengan pendekatan multimusim dan analisis mikrobiologis untuk mengkaji dampak jangka panjang terhadap ekosistem tanah secara menyeluruh p
Optimalisasi Koperasi Digital Berbasis Komunitas: Pendekatan Integratif Administrasi Publik, Hukum Bisnis, Akuntansi Keuangan, dan Manajemen Agroteknopreneur Chairina Chairina; Mahyudin Situmeang; Riyanti Riyanti; Ahmad Nadhira; Dian Kemala Dewi; Aryani Sairun; Subaktiar Subaktiar
Journal Liaison Academia and Society Vol 5 No 2: Juni 2025
Publisher : Lembaga Komunikasi dan Informasi Dosen

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.58939/j-las.v5i2.837

Abstract

p Transformasi digital dalam tata kelola koperasi merupakan keniscayaan di era revolusi industri 4.0 dan Society 5.0. Koperasi sebagai entitas ekonomi berbasis komunitas menghadapi tantangan struktural dan kultural untuk dapat beradaptasi dengan perkembangan teknologi informasi, tuntutan transparansi, serta kebutuhan akan inovasi manajerial yang responsif terhadap perubahan pasar. Kegiatan Pengabdian kepada Masyarakat (PkM) ini bertujuan untuk mengoptimalkan kinerja dan peran strategis koperasi digital berbasis komunitas melalui pendekatan integratif lintas keilmuan, yaitu administrasi publik, hukum bisnis, akuntansi keuangan, dan manajemen agroteknopreneur. Metode kegiatan dilakukan secara daring dengan menggunakan strategi partisipatif berbasis kebutuhan mitra koperasi, yang terdiri dari lima koperasi komunitas di sektor pertanian dan agroindustri. Pelaksanaan meliputi tahapan identifikasi kebutuhan, penyusunan modul interdisipliner, pelatihan berbasis webinar, forum diskusi kelompok (FGD), dan pendampingan daring intensif. Materi pelatihan mencakup topik-topik seperti tata kelola koperasi yang partisipatif dan akuntabel, aspek hukum koperasi digital, penyusunan laporan keuangan berbasis aplikasi daring, serta strategi pemasaran digital produk pertanian lokal. Hasil kegiatan menunjukkan adanya peningkatan signifikan dalam kapasitas pengurus koperasi di empat aspek utama: (1) penguatan tata kelola berbasis prinsip good governance; (2) pemahaman hukum digital koperasi dan penyusunan dokumen legal; (3) kemampuan menyusun laporan keuangan koperasi secara digital dan terstandar; serta (4) penerapan strategi agroteknopreneur dalam pengelolaan usaha dan pemasaran digital. Evaluasi terhadap peserta menunjukkan peningkatan pengetahuan dan keterampilan hingga 30 Persen pasca intervensi, serta terbentuknya dua koperasi digital yang aktif melakukan pemasaran daring secara mandiri. Kesimpulannya, pendekatan integratif lintas disiplin ilmu dalam kegiatan PkM ini terbukti efektif dalam mendorong koperasi komunitas untuk bertransformasi secara digital dan berdaya saing dalam ekosistem ekonomi modern. Kegiatan ini juga menegaskan pentingnya kolaborasi antara dunia akademik dan komunitas akar rumput sebagai strategi pembangunan sosial-ekonomi yang inklusif, adaptif, dan berkelanjutan.