p Usaha Mikro Kecil dan Menengah UMKM memiliki peran strategis dalam mendukung pertumbuhan ekonomi nasional terutama dalam hal penciptaan lapangan kerja dan distribusi pendapatan Namun demikian UMKM juga menjadi sektor yang paling rentan terhadap berbagai bentuk risiko baik yang bersifat internal seperti keterbatasan sumber daya dan kelemahan manajerial maupun eksternal seperti fluktuasi pasar pandemi dan perubahan kebijakan Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis strategi manajemen risiko yang diterapkan oleh pelaku UMKM serta dampaknya terhadap ketahanan bisnis Metode yang digunakan adalah pendekatan kualitatif dengan studi kasus pada lima UMKM sektor kuliner dan ritel di wilayah Jawa Barat Teknik pengumpulan data meliputi wawancara mendalam observasi dan studi dokumentasi yang kemudian dianalisis menggunakan model interaktif Miles dan Huberman Hasil penelitian menunjukkan bahwa sebagian besar UMKM belum memiliki sistem manajemen risiko yang formal namun telah menerapkan strategi praktis seperti diversifikasi produk digitalisasi proses usaha pengelolaan arus kas yang ketat serta pembangunan jaringan kemitraan Strategi strategi ini terbukti berkontribusi positif terhadap peningkatan ketahanan bisnis yang ditunjukkan oleh kemampuan adaptasi keberlanjutan operasional dan pemulihan yang lebih cepat saat menghadapi krisis Kesimpulan dari penelitian ini menegaskan bahwa penerapan strategi manajemen risiko yang terstruktur meskipun sederhana dapat memperkuat ketahanan UMKM terhadap tantangan lingkungan yang dinamis Penelitian ini merekomendasikan perlunya pelatihan pendampingan dan kebijakan pendukung dari pemerintah serta lembaga keuangan dalam penguatan manajemen risiko UMKM p
Copyrights © 2025