p Penelitian ini bertujuan untuk mengeksplorasi minat baca dan tantangan dalam menumbuhkan membaca mendalam pada pengunjung Perpustakaan Daerah Kalimantan Timur Meskipun akses terhadap bahan bacaan semakin mudah di era digital terdapat kesenjangan antara kuantitas akses informasi dengan kualitas pemahaman yang mendalam terutama di lingkungan perpustakaan publik Fenomena ini diperburuk dengan minimnya penelitian yang secara khusus mengkaji dinamika membaca mendalam di perpustakaan daerah Dengan pendekatan em mixed methods em dan desain em explanatory sequential em data dikumpulkan melalui angket terhadap 38 responden serta wawancara mendalam dengan 5 narasumber Hasil menunjukkan bahwa meskipun 86 84 Persen pengunjung memiliki minat baca tinggi praktik membaca mendalam masih terbatas Pengunjung cenderung membaca secara fungsional untuk memenuhi kebutuhan akademik bukan untuk eksplorasi pengetahuan secara reflektif Tiga tantangan utama yang teridentifikasi adalah kognitif kesulitan fokus dan memahami teks kompleks motivasional rendahnya dorongan intrinsik untuk membaca dan lingkungan gangguan fisik dan sosial Temuan ini menegaskan pentingnya strategi literasi yang tidak hanya meningkatkan minat baca secara kuantitatif tetapi juga mendorong kebiasaan membaca yang analitis dan kritis melalui dukungan lingkungan p
Copyrights © 2025