Claim Missing Document
Check
Articles

Found 3 Documents
Search

Perencanaan Sistem Pendidikan Islam: Pandangan Undang-Undang Sisdiknas No. 20 Tahun 2003 Syabilah Marshanda; Syamsiah Syahruddin; Dias Akhwatun Nuha
Madani: Jurnal Ilmiah Multidisiplin Vol 1, No 11 (2023): Desember
Publisher : Penerbit Yayasan Daarul Huda Kruengmane

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.5281/zenodo.10213435

Abstract

This article discusses the planning of the Islamic education system in the view of the Ecclesiastes No. 20 Year 2003. Islamic education is understood as a process of change and Islamic values through the process of self-development, with the aim of achieving the perfection of life. In any activity, planning is an important and strategic component that serves as a guideline when conducting an activity in order to a goal, goal, or goal expected.The author searches for information about the Islamic Education System Planning: A View of the Law No. 20 of 2003 through a variety of library information, including books and scientific journals. As one of the elements of the national education system, Islamic education has the right to exist and to have the opportunity to advance and thrive in Indonesia as a form of fulfilling the educational needs of Muslim communities that are majority citizens because Islamic religion education is an integral part of the National Education System. The State has an obligation or responsibility to promote Islamic religious education. In the Islamic educational system, planning serves as a basic benchmark, direction and guidance in determining decisions, in conducting and directing educational activities, in improving the quality of education in accordance with the national educational development as the realization of educational goals in order to create an individual with a Muslim personality based on the values of Islamic teachings that originate from the Quran and the Sunnah.
Tantangan Menumbuhkan Minat Baca Mendalam Bagi Pengunjung Perpustakaan Daerah Kalimantan Timur Syabilah Marshanda; Selvi Apriyani; Nurhasana Nurhasana; Roudhoh Roudhoh; Dela Nur Afifah; Dias Akhwatun Nuha; Muhammad Rezza Nur Rahman
All Fields of Science Journal Liaison Academia and Sosiety Vol. 5 No. 2: Juni 2025 Part 2
Publisher : Lembaga Komunikasi dan Informasi Dosen

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.58939/afosj-las.v5i2.887

Abstract

p Penelitian ini bertujuan untuk mengeksplorasi minat baca dan tantangan dalam menumbuhkan membaca mendalam pada pengunjung Perpustakaan Daerah Kalimantan Timur Meskipun akses terhadap bahan bacaan semakin mudah di era digital terdapat kesenjangan antara kuantitas akses informasi dengan kualitas pemahaman yang mendalam terutama di lingkungan perpustakaan publik Fenomena ini diperburuk dengan minimnya penelitian yang secara khusus mengkaji dinamika membaca mendalam di perpustakaan daerah Dengan pendekatan em mixed methods em dan desain em explanatory sequential em data dikumpulkan melalui angket terhadap 38 responden serta wawancara mendalam dengan 5 narasumber Hasil menunjukkan bahwa meskipun 86 84 Persen pengunjung memiliki minat baca tinggi praktik membaca mendalam masih terbatas Pengunjung cenderung membaca secara fungsional untuk memenuhi kebutuhan akademik bukan untuk eksplorasi pengetahuan secara reflektif Tiga tantangan utama yang teridentifikasi adalah kognitif kesulitan fokus dan memahami teks kompleks motivasional rendahnya dorongan intrinsik untuk membaca dan lingkungan gangguan fisik dan sosial Temuan ini menegaskan pentingnya strategi literasi yang tidak hanya meningkatkan minat baca secara kuantitatif tetapi juga mendorong kebiasaan membaca yang analitis dan kritis melalui dukungan lingkungan p
Tantangan Menumbuhkan Minat Baca Mendalam Bagi Pengunjung Perpustakaan Daerah Kalimantan Timur Syabilah Marshanda; Selvi Apriyani; Nurhasana Nurhasana; Roudhoh Roudhoh; Dela Nur Afifah; Dias Akhwatun Nuha; Muhammad Rezza Nur Rahman
All Fields of Science Journal Liaison Academia and Sosiety Vol. 5 No. 2: Juni 2025 Part 2
Publisher : Lembaga Komunikasi dan Informasi Dosen

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.58939/79yaga61

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengeksplorasi minat baca dan tantangan dalam menumbuhkan membaca mendalam pada pengunjung Perpustakaan Daerah Kalimantan Timur. Meskipun akses terhadap bahan bacaan semakin mudah di era digital, terdapat kesenjangan antara kuantitas akses informasi dengan kualitas pemahaman yang mendalam, terutama di lingkungan perpustakaan publik. Fenomena ini diperburuk dengan minimnya penelitian yang secara khusus mengkaji dinamika membaca mendalam di perpustakaan daerah. Dengan pendekatan mixed methods dan desain explanatory sequential, data dikumpulkan melalui angket terhadap 38 responden serta wawancara mendalam dengan 5 narasumber. Hasil menunjukkan bahwa meskipun 86,84% pengunjung memiliki minat baca tinggi, praktik membaca mendalam masih terbatas. Pengunjung cenderung membaca secara fungsional untuk memenuhi kebutuhan akademik, bukan untuk eksplorasi pengetahuan secara reflektif. Tiga tantangan utama yang teridentifikasi adalah kognitif (kesulitan fokus dan memahami teks kompleks), motivasional (rendahnya dorongan intrinsik untuk membaca), dan lingkungan (gangguan fisik dan sosial). Temuan ini menegaskan pentingnya strategi literasi yang tidak hanya meningkatkan minat baca secara kuantitatif, tetapi juga mendorong kebiasaan membaca yang analitis dan kritis melalui dukungan lingkungan. Kata Kunci: ; ; ; ;