p Penelitian ini bertujuan untuk menggambarkan bentuk bentuk praktik toleransi antar umat beragama yang terjadi di sekitar Masjid Azizi Tanjung Pura dan Vihara Setia Budha Binjai Masjid Azizi tidak hanya menjadi pusat ibadah umat Islam tetapi juga menyimpan nilai sejarah dan symbol keharmonisan lintas etnis sejak masa Kesultanan Langkat Vihara Setia Budha Binjai pun memiliki latar belakang sejarah panjang sejak abad ke 19 dan tetap menjalin hubungan harmonis dengan masyarakat sekitar termasuk dengan umat Islam yang turut membantu dalam proses pembangunan dan pemeliharaan Vihara Melalui wawancara dengan pengelola kedua tempat Ibadah ditemukan bahwa bentuk toleransi yang nyata terwujud dalam kegiatan sosial seperti gotong royong penerimaan terhadap pengunjung lintas agama serta kebijakan kebijakan yang mempertimbangkan kenyamanan bersama Studi ini menunjukkan bahwa praktik toleransi tidak harus bersifat formal namun dapat di wujudkan melalui hubungan sosial seperti gotong royong serta kebijakan kebijakan yang mempertimbangkan kenyamanan bersama Studi ini menunjukkan bahwa praktik toleransi tidak harus bersifat formal namun dapat diwujudkan mellaui hubungan sosial yang setara saling menghormati dan saling mendukung antar umat beragama dalam kehidupan sehari hari p
Copyrights © 2025