p class= 8AbstrakBahasaIndonesia Akses terhadap informasi digital dan kemampuan untuk berkomunikasi secara daring merupakan kebutuhan mendasar dalam masyarakat modern termasuk bagi penyandang disabilitas netra Namun kenyataannya hanya sekitar 18 Persen tunanetra yang memiliki akses ke internet menunjukkan masih terbatasnya keterhubungan mereka dengan dunia luar Penelitian ini bertujuan untuk menggambarkan pengalaman penyandang disabilitas netra dalam menggunakan teknologi pembaca layar serta dampaknya terhadap kemandirian dan kualitas komunikasi mereka Penelitian ini menggunakan metode kualitatif dengan pendekatan fenomenologi untuk memahami secara mendalam pengalaman pengguna Hasil penelitian menunjukkan bahwa aspek auditori sangat penting bagi tunanetra dalam menerima dan memahami informasi Aplikasi pembaca layar seperti em TalkBack em dan em Jieshuo em terbukti sangat membantu masing masing dengan keunggulan dan keterbatasan yang saling melengkapi Motivasi individu dalam mempelajari teknologi menjadi faktor utama dalam keberhasilan penggunaan alat pembaca layar Semakin tinggi motivasi yang dimiliki semakin besar pula upaya yang dilakukan untuk menguasai teknologi tersebut pengalaman tunanetra dalam menggunakan pembaca layar menunjukkan bahwa meskipun dibutuhkan usaha dan proses belajar yang tidak singkat fitur ini secara signifikan membantu mereka untuk lebih mandiri dan mampu menjalin komunikasi digital secara efektif p
Copyrights © 2025