All Fields of Science Journal Liaison Academia and Sosiety
Vol. 5 No. 3: September 2025

Model Pengembangan Konten Youtube Sebagai Media Pembelajaran Pendidikan Agama Islam di SMAN 3 Pangkalpinang

Riya Winata (IAIN Syaikh Abdurrahman Siddik, Kepulauan Bangka Belitung)
Hadarah Hadarah (IAIN Syaikh Abdurrahman Siddik, Kepulauan Bangka Belitung)
Febrino Febrino (IAIN Syaikh Abdurrahman Siddik, Kepulauan Bangka Belitung)



Article Info

Publish Date
09 Sep 2025

Abstract

p Penelitian ini bertujuan untuk pengembangan Youtube dengan menggunakan pendekatan em Research and Development em Ramp;D dengan model pengembangan ADDIE Analysis Design Development Implementation and Evaluation Tujuan utama penelitian ini adalah 1 untuk mengeksplorasikan desain model pengembangan YouTube sebagai Media Pembelajaran Pendidikan Agama Islam di SMAN 3 Pangkalpinang 2 untuk mengeksplorasikan tingkat kevalidan kepraktisan dan keefektifan model pengembangan YouTube sebagai media Pembelajaran Pendidikan Agama Islam di SMAN 3 Pangkalpinang Hasil analisis data kuantitatif menggunakan uji validitas reliabilitas N gain dan Independent sample T Test menunjukkan adanya peningkatan signifikan pada nilai posttest kelas eksperimen dibandingkan kelas kontrol Sementara itu data kualitatif dari wawancara siswa dan guru mengonfirmasi bahwa penggunaan YouTube membuat pembelajaran lebih menarik memudahkan pemahaman dan memberikan pengalaman belajar yang berbeda dari metode konvensional Dapat disimpulkan bahwa YouTube merupakan model pengembangan media pembelajaran untuk diintegrasikan dalam mata pelajaran Pendidikan Agama Islam khususnya pada jenjang pendidikan menengah Penggunaan media digital ini sejalan dengan perkembangan literasi digital peserta didik dan mendukung transformasi pendidikan menuju era pembelajaran abad ke 21 p

Copyrights © 2025






Journal Info

Abbrev

AFoSJ-LAS

Publisher

Subject

Description

Jurnal ini menyediakan akses terbuka langsung ke kontennya berdasarkan prinsip bahwa menyediakan penelitian secara bebas kepada publik akan mendukung pertukaran pengetahuan global yang lebih ...