Ayam ras petelur merupakan komoditas unggas yang memiliki peran penting dalam pemenuhan kebutuhan protein hewani masyarakat dan menjadi salah satu sektor agribisnis dengan kontribusi ekonomi yang signifikan Tingkat kualitas telur yang dihasilkan sangat dipengaruhi oleh kondisi kesehatan ayam kualitas pakan umur produksi serta manajemen pemeliharaan Oleh karena itu pengendalian kualitas menjadi hal yang krusial untuk memastikan mutu telur yang dipasarkan tetap konsisten Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis tingkat kecacatan telur ayam dan mengidentifikasi faktor penyebab dominannya menggunakan metode Statistical Process Control SPC pada Peternakan H Maman di Kota Sukabumi Data diperoleh melalui observasi langsung dan wawancara kemudian dianalisis dengan checksheet diagram pareto dan fishbone Hasil analisis checksheet menunjukkan bahwa rata rata produksi harian mencapai 2 144 butir dengan tingkat kecacatan 6 19 Persen Jenis cacat paling dominan adalah telur berwarna putih sebanyak 630 butir diikuti telur pecah 156 butir dan telur retak 142 butir Diagram pareto menunjukkan bahwa telur putih dan telur pecah menyumbang 84 70 Persen dari total kecacatan sehingga menjadi fokus utama perbaikan Melalui fishbone ditemukan bahwa kecacatan disebabkan oleh faktor manusia peralatan pakan metode kerja pengawasan serta lingkungan kandang Berdasarkan hasil tersebut dapat disimpulkan bahwa peningkatan manajemen nutrisi pelatihan tenaga kerja perbaikan sarana produksi serta penguatan SOP penanganan telur diperlukan untuk mengurangi tingkat kecacatan dan meningkatkan kualitas produk secara berkelanjutan
Copyrights © 2025