Pengeringan merupakan salah satu tahapan pascapanen yang sangat penting dalam menjaga kualitas memperpanjang umur simpan dan meningkatkan nilai ekonomi hasil pertanian Namun metode pengeringan konvensional yang masih banyak digunakan oleh petani umumnya bergantung pada kondisi cuaca sehingga kurang efektif dan efisien Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis desain serta mengevaluasi kinerja mesin pengering hasil pertanian berbasis energi terbarukan dalam mendukung kebutuhan industri pertanian modern Metode penelitian yang digunakan adalah pendekatan kuantitatif eksperimental dengan melakukan pengamatan langsung terhadap desain mesin serta pengujian kinerja sistem pengering berbasis energi surya dan biomassa Parameter yang dianalisis meliputi suhu pengeringan laju pengeringan penurunan kadar air efisiensi termal konsumsi energi dan kualitas produk hasil pengeringan Hasil penelitian menunjukkan bahwa mesin pengering berbasis energi terbarukan mampu menghasilkan suhu pengeringan yang stabil pada kisaran 50 65 C sehingga sesuai untuk berbagai komoditas pertanian Kadar air bahan uji dapat diturunkan dari 24 Persen menjadi 13 Persen dalam waktu sekitar 7 jam pengeringan Efisiensi termal sistem mencapai 58 72 Persen yang menunjukkan pemanfaatan energi yang cukup optimal Selain itu penggunaan kombinasi energi surya dan biomassa mampu menjaga kontinuitas proses pengeringan meskipun terjadi perubahan kondisi cuaca Produk hasil pengeringan memiliki kualitas yang lebih baik lebih higienis dan lebih seragam dibandingkan metode penjemuran tradisional Berdasarkan hasil penelitian dapat disimpulkan bahwa mesin pengering hasil pertanian berbasis energi terbarukan memiliki kinerja yang efektif efisien dan ramah lingkungan Teknologi ini berpotensi menjadi solusi strategis dalam meningkatkan efisiensi pascapanen mendukung pengembangan agroindustri modern serta memperkuat daya saing produk pertanian secara berkelanjutan
Copyrights © 2026