Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis makna semiotik yang tertanam dalam desain kemasan Pop Mie Ayam Dower sebagai komponen sistem informasi pemasaran digital Penelitian ini menggunakan pendekatan interpretatif kualitatif dengan kerangka semiotik Roland Barthes yang meliputi denotasi konotasi dan mitos Analisis difokuskan pada tujuh elemen kemasan: warna tipografi ilustrasi teks verbal tata letak simbol dan bahasa instruksional Temuan menunjukkan bahwa pada tingkat denotatif kemasan didominasi oleh warna merah tipografi yang berani elemen visual seperti ilustrasi api dan cabai dan ekspresi informal misalnya Diemin Seruput Sob Pada tingkat konotatif terdapat kontradiksi antara bahasa kasual yang menunjukkan keakraban dan isyarat visual ekstrem yang mewakili bahaya dan keberanian Istilah Dower dalam konteks lokal Indonesia merujuk pada bibir bengkak akibat rasa pedas yang ekstrem Pada tingkat mitologis penelitian ini mengidentifikasi tujuh mitos dominan: keberanian identitas komunitas tantangan kebersamaan status sosial pseudo keintiman dan pengutamaan sensasi di atas kesehatan Dalam konteks sistem informasi pemasaran digital desain kemasan tidak hanya berfungsi sebagai elemen estetika visual tetapi juga sebagai media penyampaian informasi yang membentuk persepsi konsumen melalui representasi data visual Studi ini menyimpulkan bahwa kemasan mie instan beroperasi sebagai bagian dari sistem informasi yang mengkomunikasikan identitas produk dan membangun makna mengubah konsumsi ekstrem menjadi pengalaman yang dinormalisasi dan diinginkan
Copyrights © 2026