Penurunan body awareness pada anak dengan Autism Spectrum Disorder (ASD) menghambat koordinasi motorik dan kemandirian fungsional mereka. Penelitian eksperimen kuasi ini bertujuan menguji efektivitas kombinasi latihan Brain Gym dan terapi masase terhadap peningkatan kesadaran tubuh anak ASD. Menggunakan teknik total sampling, 28 siswa-siswi terdiagnosis ASD di Klinik Fisioterapi Siti Hajar berpartisipasi dan dibagi menjadi kelompok eksperimen (n=14) serta kelompok kontrol (n=14). Kelompok eksperimen menerima kombinasi Brain Gym dan masase selama 6 minggu (18 sesi), sedangkan kelompok kontrol menerima terapi konvensional. Data dianalisis menggunakan SPSS melalui uji-t. Hasil penelitian menunjukkan kelompok eksperimen mengalami peningkatan skor body awareness yang signifikan secara statistik p kurang dari 0,05 dengan gain score 33,36-3,12 jauh lebih tinggi daripada kelompok kontrol (11,57-2,45). Kesimpulannya, integrasi Brain Gym dan terapi masase secara signifikan lebih efektif meningkatkan body awareness anak ASD dibandingkan terapi konvensional.
Copyrights © 2026