Capaian kompetensi numerasi murid SD masih rendah, yakni 37,38 Persen murid di tingkat nasional dan 43,33 Persen di SD Negeri 9 Sungaiselan belum mencapai standar minimal. Penurunan skor terjadi di hampir semua aspek numerasi, disebabkan salah satunya oleh ketersediaan asesmen kontekstual yang terbatas. Solusi yang dilakukan yaitu pelatihan bagi guru SD Negeri 9 Sungaiselan dalam mendesain soal matematika konteks keislaman yang dekat dengan kehidupan murid. Kegiatan pengabdian ini dilaksanakan di SD Negeri 9 Sungaiselan. Sasaran kegiatan pengabdian ini yaitu Guru SD Negeri 9 Sungaiselan dengan jumlah 18 peserta. Pelatihan satu berhasil meningkatkan kompetensi guru dan mendapat respons yang sangat positif. Kegiatan ini diharapkan bisa menjadi model untuk sekolah lain guna meningkatkan mutu asesmen dan kemampuan numerasi murid.
Copyrights © 2025