Penelitian mengenai perilaku pencarian informasi pada lingkungan sekolah masih relatif terbatas, terutama dalam konteks perpustakaan sekolah bertaraf internasional yang menggabungkan sumber informasi cetak dan digital untuk mendukung kebutuhan belajar siswa. Penelitian ini bertujuan menganalisis perilaku pencarian informasi siswa untuk memenuhi kebutuhan belajar di Sanur Independent School. Penelitian menggunakan pendekatan kualitatif dengan paradigma konstruktivis. Data dikumpulkan melalui observasi terhadap 15 siswa yang aktif memanfaatkan perpustakaan sekolah serta studi literatur yang relevan. Data dianalisis menggunakan tahapan reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kebutuhan belajar menjadi faktor utama yang mendorong siswa melakukan pencarian informasi. Siswa memanfaatkan berbagai sumber informasi, termasuk koleksi perpustakaan, internet, guru, dan teman sebaya, serta melalui tahapan identifikasi kebutuhan informasi, pemilihan sumber, penelusuran, evaluasi, dan pemanfaatan informasi. Temuan penelitian menunjukkan bahwa perpustakaan sekolah tetap berperan penting dalam mendukung kebutuhan belajar meskipun penggunaan sumber informasi digital terus meningkat. Penelitian ini memberikan kontribusi pada pengembangan kajian perilaku pencarian informasi pada jenjang pendidikan dasar dan menengah serta menjadi masukan bagi pengelola perpustakaan sekolah dalam mengembangkan layanan dan program literasi informasi yang lebih sesuai dengan kebutuhan siswa.
Copyrights © 2026