cover
Contact Name
Kadek Aryana Dwi Putra, S.Kom., M.A
Contact Email
jurnal.sitaayana@unud.ac.id
Phone
-
Journal Mail Official
jurnal.sitaayana@unud.ac.id
Editorial Address
Jalan P.B. Sudirman, Dangin Puri Klod, Kecamatan Denpasar Barat, Kota Denpasar, Bali 80234
Location
Kota denpasar,
Bali
INDONESIA
Sita Ayana: Jurnal Studi Informasi, Tata Kelola Perpustakaan, Arsip dan Budaya
Published by Universitas Udayana
ISSN : -     EISSN : 3164189X     DOI : -
Core Subject :
Sita Ayana: Jurnal Studi Informasi, Tata Kelola Perpustakaan, Arsip dan Budaya is a peer-reviewed scholarly journal published by the Undergraduate Program in Library and Information Science, Faculty of Social and Political Sciences, Universitas Udayana. The journal provides a platform for the publication of original research articles, conceptual studies, case studies, and applied research in the fields of library and information science, archives, documentation, and cultural studies. The journal aims to promote the development of knowledge, professional practice, innovation, and scholarly communication among academics, researchers, librarians, archivists, information professionals, students, and cultural practitioners. The journal’s scope includes, but is not limited to, library management; digital libraries; information and digital literacy; bibliometrics and scientometrics; knowledge management; information organization and retrieval; metadata; preservation and conservation of information resources; archives and records management; information technology in libraries; information-seeking behaviour; scholarly communication; digital transformation in libraries and information institutions; human–information interaction; digital humanities; cultural documentation; preservation of local knowledge and cultural heritage; and the application of emerging technologies, including artificial intelligence, in library and information services. Sita Ayana: Jurnal Studi Informasi, Tata Kelola Perpustakaan, Arsip dan Budaya was first published in 2026 and is issued twice a year, in June and December. The journal is published electronically through the Open Journal Systems platform and provides open access to its published articles.
Arjuna Subject : -
Articles 5 Documents
Perilaku Pencarian Informasi Siswa dalam Memenuhi Kebutuhan Belajar: Studi Kualitatif di Sanur Independent School I Made Indra Wirayuda
Sita Ayana: Jurnal Studi Informasi, Tata Kelola Perpustakaan, Arsip dan Budaya Vol. 1 No. 1 (2026): JUNE 2026
Publisher : Program Studi Sarjana Perpustakaan dan Sains Informasi, Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik, Universitas Udayana

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24843/sita-ayana.2026.v01.i01.p01

Abstract

Penelitian mengenai perilaku pencarian informasi pada lingkungan sekolah masih relatif terbatas, terutama dalam konteks perpustakaan sekolah bertaraf internasional yang menggabungkan sumber informasi cetak dan digital untuk mendukung kebutuhan belajar siswa. Penelitian ini bertujuan menganalisis perilaku pencarian informasi siswa untuk memenuhi kebutuhan belajar di Sanur Independent School. Penelitian menggunakan pendekatan kualitatif dengan paradigma konstruktivis. Data dikumpulkan melalui observasi terhadap 15 siswa yang aktif memanfaatkan perpustakaan sekolah serta studi literatur yang relevan. Data dianalisis menggunakan tahapan reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kebutuhan belajar menjadi faktor utama yang mendorong siswa melakukan pencarian informasi. Siswa memanfaatkan berbagai sumber informasi, termasuk koleksi perpustakaan, internet, guru, dan teman sebaya, serta melalui tahapan identifikasi kebutuhan informasi, pemilihan sumber, penelusuran, evaluasi, dan pemanfaatan informasi. Temuan penelitian menunjukkan bahwa perpustakaan sekolah tetap berperan penting dalam mendukung kebutuhan belajar meskipun penggunaan sumber informasi digital terus meningkat. Penelitian ini memberikan kontribusi pada pengembangan kajian perilaku pencarian informasi pada jenjang pendidikan dasar dan menengah serta menjadi masukan bagi pengelola perpustakaan sekolah dalam mengembangkan layanan dan program literasi informasi yang lebih sesuai dengan kebutuhan siswa.
Kualitas Layanan Perpustakaan Universitas Warmadewa menggunakan Metode Libqual+ Ni Made Ayu Martiani
Sita Ayana: Jurnal Studi Informasi, Tata Kelola Perpustakaan, Arsip dan Budaya Vol. 1 No. 1 (2026): JUNE 2026
Publisher : Program Studi Sarjana Perpustakaan dan Sains Informasi, Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik, Universitas Udayana

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24843/sita-ayana.2026.v01.i01.p02

Abstract

Studies examining library service quality in Balinese private universities remain scarce, creating a contextual gap in the literature. This study evaluates the service quality of Warmadewa University Library using the LibQUAL+ framework across three dimensions: Affect of Service, Information Control, and Library as Place. A quantitative descriptive survey was administered to 75 purposively sampled undergraduate students between 5–16 December 2024, using a nine-point Likert instrument. Cronbach's alpha confirmed high internal reliability for all dimensions (α > 0.80). Results show that the overall mean perception score (7.50) exceeds the minimum threshold (6.82), yielding a positive Adequacy Gap (AG = 0.68). However, the Superiority Gap remains slightly negative (SG = −0.08), indicating a shortfall relative to ideal expectations. Library as Place attained the highest perception score (7.85 ≈ ideal 7.87), while Affect of Service (SG = −0.11) and Information Control (SG = −0.09) require the most improvement. These findings indicate that while minimum service standards are met, strategic enhancements in staff competency and digital resource accessibility are essential to fully meet users' ideal expectations.
Mewujudkan Masyarakat Informasi di Era Digital: Tantangan dan Strategi di Indonesia Dwi Fitrina Cahyaningtyas
Sita Ayana: Jurnal Studi Informasi, Tata Kelola Perpustakaan, Arsip dan Budaya Vol. 1 No. 1 (2026): JUNE 2026
Publisher : Program Studi Sarjana Perpustakaan dan Sains Informasi, Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik, Universitas Udayana

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24843/sita-ayana.2026.v01.i01.p04

Abstract

Perkembangan teknologi informasi dan komunikasi (TIK) telah mempercepat transisi menuju masyarakat informasi, yaitu kondisi ketika informasi menjadi sumber daya strategis dalam kehidupan sosial, pendidikan, ekonomi, dan budaya. Namun, peningkatan penggunaan internet di Indonesia belum secara otomatis membentuk masyarakat informasi yang inklusif. Artikel ini bertujuan menganalisis tantangan dan strategi pembangunan masyarakat informasi di Indonesia, dengan perhatian khusus pada kesenjangan digital, literasi digital, infrastruktur TIK, serta peran perpustakaan sebagai lembaga informasi dan literasi. Penelitian ini menggunakan metode tinjauan pustaka naratif dengan sintesis tematik. Data diperoleh dari buku akademik, artikel jurnal, laporan lembaga, dan dokumen kebijakan yang relevan dengan konsep masyarakat informasi, kesenjangan digital, literasi digital, dan akses informasi. Hasil kajian menunjukkan bahwa pembangunan masyarakat informasi di Indonesia masih menghadapi kendala berupa ketimpangan infrastruktur TIK antarwilayah, ketidakmerataan akses terhadap sumber informasi, rendahnya literasi digital, serta perbedaan kapasitas pendidikan dan sosial ekonomi masyarakat. Kebaruan artikel ini terletak pada sintesis terpadu antara dimensi akses digital, literasi digital, dan layanan informasi berbasis perpustakaan sebagai kerangka untuk memahami pembangunan masyarakat informasi yang inklusif di Indonesia. Artikel ini menegaskan bahwa penguatan infrastruktur TIK perlu diikuti dengan program literasi yang sistematis, layanan informasi inklusif, dan kolaborasi antara pemerintah, lembaga pendidikan, perpustakaan, masyarakat, dan sektor swasta.
Praktik Literasi Hibrida dalam Adopsi Qris pada UMKM Pedesaan: Studi Kasus Desa Plosokandang Dewi Candra Wulan; Galuh Indah Zatadini
Sita Ayana: Jurnal Studi Informasi, Tata Kelola Perpustakaan, Arsip dan Budaya Vol. 1 No. 1 (2026): JUNE 2026
Publisher : Program Studi Sarjana Perpustakaan dan Sains Informasi, Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik, Universitas Udayana

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24843/sita-ayana.2026.v01.i01.p05

Abstract

Rendahnya literasi keuangan dan lambatnya adopsi pembayaran digital tetap menjadi tantangan utama bagi Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) di daerah pedesaan Indonesia. Penelitian ini mengidentifikasi proses adopsi Quick Response Code Indonesian Standard (QRIS) serta hubungannya dengan komponen literasi keuangan di kalangan pelaku UMKM di Desa Plosokandang. Dengan menggunakan pendekatan studi kasus kualitatif terhadap enam pelaku UMKM, temuan menunjukkan bahwa adopsi QRIS sebagian besar bersifat reaktif, didorong oleh permintaan pelanggan, dengan intensitas penggunaan hanya 20–40% dan terbatas pada fitur-fitur dasar. Adopsi QRIS secara parsial meningkatkan literasi keuangan, terutama dalam pemantauan arus kas dan pemisahan keuangan usaha dan pribadi. Penelitian ini mengidentifikasi praktik literasi hibrida kombinasi pencatatan manual dan digital sebagai strategi adaptasi rasional di tengah keterbatasan infrastruktur dan literasi digital. Dengan menggunakan Technology Acceptance Model (TAM), Perceived Ease of Use dan Perceived Usefulness menjadi pendorong utama, meskipun terdapat hambatan seperti koneksi internet yang tidak stabil dan kurangnya dukungan pasca-adopsi. Penelitian ini berkontribusi pada studi literasi informasi dengan menyoroti praktik literasi hibrida dalam transformasi digital UMKM pedesaan.
Literasi Media Sosial sebagai Prediktor Sikap Kritis Mahasiswa dalam Mengevaluasi Informasi di Era Digital Anta Khoirur Rijal; Arin Prajawinanti
Sita Ayana: Jurnal Studi Informasi, Tata Kelola Perpustakaan, Arsip dan Budaya Vol. 1 No. 1 (2026): JUNE 2026
Publisher : Program Studi Sarjana Perpustakaan dan Sains Informasi, Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik, Universitas Udayana

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24843/sita-ayana.2026.v01.i01.p03

Abstract

The high consumption of information on social media has not been accompanied by students' ability to respond to it critically, as reflected in their tendency to accept information without adequate verification. This study aims to examine the influence of social media literacy ability on the critical attitude of students at UIN Sayyid Ali Rahmatullah Tulungagung. Data were collected through a Likert-scale questionnaire distributed to 100 students randomly selected from a population of 19,635 undergraduates, then analyzed using simple linear regression, t-test, and the coefficient of determination (R2) with the aid of IBM SPSS 26. The results indicate that social media literacy has a positive and significant effect on students' critical attitude, with a t-value of 6.821 > t-table 1.984 and a significance level of 0.000 < 0.05, contributing 32.2%. Descriptively, social media literacy was highest in the analysis indicator (3.79) and lowest in grouping (3.22), while critical attitude was highest in open-mindedness and inquisitiveness (3.88) and lowest in self- confidence (3.45). These findings demonstrate that social media literacy contributes to students' critical attitude through a staged cognitive process, making the strengthening of social media literacy programs in higher education an important step toward building students who are critically minded and intellectually responsible in the digital era.

Page 1 of 1 | Total Record : 5


Filter by Year

2026 2026