Legal: Jurnal Reformasi Hukum Pidana dan Perdata
Vol. 1 No. 2 (2026): Juni: Legal: Jurnal Reformasi Hukum Pidana dan Perdata

Strategi Pertahanan Iran dan Diplomasi terhadap Amerika Serikat dalam Ketegangan Selat Hormuz

Daniezha Rachelia Rangkuti (Program Studi Hukum, Universitas Tidar)
Sekar Chanda (Program Studi Hukum, Universitas Tidar)
Egieska Briptania Mustafa (Program Studi Hukum, Universitas Tidar)
Naufal Muhammad Aslam Habiburrahman (Program Studi Hukum, Universitas Tidar)
Danang (Program Studi Hukum, Universitas Tidar)
Azzahra Pramesty Ramadhani (Program Studi Hukum, Universitas Tidar)
Gunawan Widiarto Satria Utomo (Program Studi Hukum, Universitas Tidar)
Zintyara Aulianisya Saraswati (Program Studi Hukum, Universitas Tidar)
Syafa Numa Rachfani (Program Studi Hukum, Universitas Tidar)
Himawan Galih Prasetyo (Program Studi Hukum, Universitas Tidar)



Article Info

Publish Date
08 Jun 2026

Abstract

Penelitian ini bertujuan menganalisis strategi pertahanan ketidakseimbangan Iran dan diplomasi terhadap Amerika Serikat dalam ketegangan di Selat Hormuz sebagai jalur pelayaran strategis dunia. Permasalahan utama penelitian ini adalah bagaimana Iran menghadapi tekanan militer Amerika Serikat melalui strategi pertahanan yang tidak bertumpu pada kekuatan konvensional, bagaimana upaya diplomasi dilakukan untuk meredakan konflik, serta bagaimana keterkaitan keduanya dalam perspektif hukum internasional dan geopolitik. Tujuan penelitian ini adalah menganalisis bentuk strategi pertahanan Iran, mengkaji langkah diplomasi yang ditempuh, serta menjelaskan hubungan antara kekuatan pertahanan dan diplomasi sebagai instrumen kebijakan negara. Penelitian ini dilakukan dengan metode kualitatif deskriptifanalitis, menggunakan literatur berupa jurnal, buku, dokumen hukum internasional, dan sumber berita terkait. Hasil penelitian menunjukkan bahwa Iran memanfaatkan posisi geografis Selat Hormuz, kemampuan laut cepat, rudal pesisir, dan ancaman pengendalian jalur pelayaran sebagai strategi pencegahan terhadap kekuatan Amerika Serikat. Di sisi lain, Iran tetap membuka jalur diplomasi melalui mediasi pihak ketiga dan perundingan tidak langsung. Simpulan penelitian ini menegaskan bahwa strategi pertahanan dan diplomasi merupakan dua instrumen yang saling melengkapi dalam menjaga kedaulatan, meningkatkan posisi tawar, serta mencegah eskalasi konflik terbuka.

Copyrights © 2026






Journal Info

Abbrev

Legal

Publisher

Subject

Description

Legal: Jurnal Reformasi Hukum Pidana dan Perdata (E-ISSN: 3124-8624) adalah jurnal ilmiah peer-review dan open access yang diterbitkan oleh Lembaga Penerbit Penelitian Multidisipliner, yang didedikasikan sebagai wadah akademik untuk publikasi penelitian, analisis, dan pemikiran kritis dalam bidang ...