Solidaritas menjadi sikap yang sampai saat ini mengalami kemerosotan dalam kehidupan manusia. Era digital memberikan dampak signifikan bagi seluruh aspek kehidupan orang percaya terutama sikap solidaritas. Menghadapi kemerosotan di era digital, orang percaya memiliki peran penting dalam mengupayakan solidaritas dapat direkonstruksi. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif dengan pendekatan eksposisi untuk mengekspos teks Alkitab dalam Injil Yohanes 13:34. Hasil penelitian ini bertujuan agar setiap orang percaya dapat menciptakan kehidupan bersolidaritas yang berkualitas berdasarkan kasih Kristus Yesus di era digital berdasarkan Injil Yohanes 13:34. Diperoleh kesimpulan bahwa upaya rekonstruksi solidaritas di era digital berdasarkan Injil Yohanes 13:34 antara lain: memanfaatkan media digital untuk membangun kasih, meningkatkan empati melalui teknologi, membangun komunitas digital yang inklusif, menghindari konten negatif dan membangun narasi positif, memberikan akses dan menolong sesama yang tertinggal secara digital, bertanggung jawab atas tindakan digital, menghargai privasi dan dignitas orang lain dan menggunakan teknologi untuk meningkatkan kesejahteraan bersama.
Copyrights © 2024