Penelitian ini membahas potensi manik-manik prasejarah pada arca megalitik di Situs Tinggihari, Kabupaten Lahat, Sumatera Selatan sebagai media edukasi sejarah lokal. Manik-manik pada arca tidak hanya merepresentasikan aspek sosial, religi, dan estetika masyarakat megalitik, tetapi juga menyimpan nilai edukatif yang relevan untuk pembelajaran sejarah dan ilmu pengetahuan sosial (IPS). Jenis penelitian yang digunakan adalah deskriptif kualitatif dengan sumber data primer berupa observasi lapangan, dokumentasi visual, serta wawancara dengan juru pelihara situs dan pengelola museum. Data sekunder diperoleh dari literatur arkeologi, laporan penelitian, serta dokumen kurikulum. Teknik pengumpulan data meliputi observasi, wawancara, studi pustaka, dan analisis dokumen, sedangkan analisis data dilakukan melalui reduksi, kategorisasi, dan interpretasi tematik. Validitas data dijaga melalui triangulasi sumber dan expert judgment. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pemanfaatan arca megalitik dengan ornamen manik-manik dapat diintegrasikan dalam pembelajaran sejarah lokal melalui pengembangan modul berbasis situs (field trip), penggunaan media visual berupa replika oleh museum, serta penyesuaian dengan capaian pembelajaran Sejarah dan IPS. Integrasi ini tidak hanya memperkuat pemahaman kognitif siswa terhadap sejarah, tetapi juga menumbuhkan apresiasi budaya, kesadaran identitas lokal, dan karakter kebangsaan. Dengan demikian, manik-manik prasejarah pada arca megalitik Tinggihari memiliki nilai strategis sebagai media edukasi yang kontekstual, inovatif, dan transformatif dalam pendidikan sejarah lokal.
Copyrights © 2025