Unnes Business Quarterly
Vol. 2 No. 2 (2026): UNNES BUSINESS QUARTERLY

Peran Gender Diversity dalam Memoderasi Hubungan Konsentrasi Kepemilikan terhadap Profitabilitas Perusahaan

Bela Noor Azizah (Universitas Negeri Semarang)
Syam Widia (Universitas Negeri Semarang)



Article Info

Publish Date
25 Jul 2026

Abstract

Penelitian ini untuk menguji pengaruh konsentrasi kepemilikan terhadap profitabilitas perusahaan dengan gender diversity sebagai moderasi dalam perspektif teori keagenan (agency theory). Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif pada perusahaan manufaktur yang terdaftar di Bursa Efek Indonesia (BEI) periode 2020-2024. Data yang digunakan adalah data sekunder yang bersumber dari laporan keuangan dan tahunan di situs resmi Bursa Efek Indonesia serta laman resmi masing-masing perusahaan. Melalui teknik purposive sampling, diperoleh sampel sebanyak 95 perusahaan dengan total 475 unit observasi selama masa penelitian. Metode analisis data menggunakan regresi data panel dan moderated regression analyis (MRA) dengan bantuan software EViews 13. Hasil  penelitian menunjukkan konsentrasi kepemilikan berpengaruh negatif dan signifikan terhadap profitabilitas perusahaan, serta gender diversity tidak terbukti melemahkan pengaruh negatif konsentrasi kepemilikan terhadap profitabilitas perusahaan. Temuan ini mengungkap mekanisme penting bagi pembuat kebijakan perusahaan agar selalu mengevaluasi dan membuat regulasi yang lebih ketat untuk menjamin tata kelola perusahaan yang transparan dan melindungi hak-hak pemegang saham. Analisis lebih lanjut menyarankan untuk mengeksplorasi pengukuran gender diversity dengan melihat proporsinya agar dapat mempengaruhi konsentrasi kepemilikan dan profitabilitas perusahaan. 

Copyrights © 2026






Journal Info

Abbrev

ubq

Publisher

Subject

Description

Unnes Business Quarterly focuses on promoting the exchange of ideas, research, and knowledge within the field of business, economics, and management. The journal aims to provide a platform for academic scholars, business professionals, and policymakers to contribute to the understanding of ...