Faktor penggunaan handphone menjadi perhatian pada peserta didik karena dapat menimbulkan sikap individualis dan berpotensi memudarkan karakter warga negara yang sesuai dengan tujuan pendidikan Indonesia, yaitu smart and good citizen. Jika dibiarkan, kondisi ini akan menyulitkan peran guru dan orang tua dalam mendukung keberhasilan pendidikan serta berdampak pada generasi penerus bangsa yang kurang mencerminkan karakter Indonesia. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui implementasi metode Jigsaw dalam mengembangkan civic disposition pada mata pelajaran Pendidikan Pancasila. Penelitian menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif dengan teknik purposive sampling. Data diperoleh dari guru Pendidikan Pancasila dan peserta didik kelas X jurusan Akuntansi dan OTKP SMK Perbankan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penerapan metode Jigsaw mampu meningkatkan civic disposition peserta didik. Hal ini terlihat dari meningkatnya komunikasi verbal, empati, rasa hormat, serta kerja sama antar peserta didik selama proses pembelajaran berlangsung, sehingga pembelajaran menjadi lebih aktif dan interaktif
Copyrights © 2026