Program Dana Kemitraan Peningkatan Teknologi Industri (DAPATI) yang diinisiasi oleh Kementerian Perindustrian sejak tahun 2009, bertujuan untuk meningkatkan kapasitas dan daya saing Industri Kecil dan Menengah (IKM) melalui optimalisasi teknologi. Penelitian ini mengevaluasi efektivitas dan relevansi DAPATI setelah 10 tahun berjalan, dengan studi kasus di Balai Besar Standardisasi dan Pelayanan Jasa Industri Kerajinan dan Batik (BBSPJIKB) Yogyakarta. Penelitian ini menggunakan metode deskriptif kualitatif dengan pendekatan studi kasus. Data dikumpulkan melalui wawancara mendalam, studi dokumentasi, dan observasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa DAPATI efektif dalam meningkatkan penerapan teknologi di IKM, berdampak pada peningkatan efisiensi, produktivitas, dan daya saing. Program ini relevan dengan kebutuhan IKM, terutama dalam peningkatan teknologi produksi dan manajemen. Namun, sosialisasi dan pendampingan perlu ditingkatkan untuk keberlanjutan program. Penelitian merekomendasikan peningkatan kemitraan, sosialisasi mekanisme DAPATI, penyesuaian dengan kebutuhan industri dan teknologi, pengembangan platform digital untuk konsultasi dan bimbingan, serta penguatan jaringan dengan akademisi dan pakar teknologi
Copyrights © 2025