Perkembangan pesat teknologi membawa dampak dalam kehidupan moderasi beragama, terutama Islam. Dalam lingkupnya Islam memiliki organisasi yang digunakan sebagai tembok pertahanan penguatan nilai moderasi. Untuk itu, penelitian ini merupakan studi yang memakai pendekatan kualitatif dengan metode studi pustaka yang bertujuan untuk menganalisis kontribuso organisasi terbesar Nahdlatul Ulama dalam menghadapi moderasi Islam di era disrupsi digital. Penelitian ini menerapkan teori modal sosial dari Pierre Bourdio serta teori komunikasi dakwah untuk mendekteksi strategi NU dalam membangun dan menyebarkan nilai Islam moderat. Hasil analisis menjelaskan adanya beberapa upaya dan inovasi yang diterapkan NU dalam menjaga moderasi Islam, di antaranya: pemanfaatan media Jagat dakwah NU, NU Online SuperApp, TV NU, Channel NU, dan media daring lainnya, serta dengan membentuk beberapa forum nasional maupun internasional. Media dan forum tersebut terbukti berperan penting dalam membantu menyiarkan nilai-nilai Islam yang moderat. Sehingga, penelitian ini merekomendasikan Nahdlatul Ulama untuk terus memperkuat literasi digital, mengembangkan kolaborasi lintas agama dan memperluas jangkauan media dakwah.
Copyrights © 2025