Fenomena israiliyat, yaitu narasi-narasi yang berasal dari tradisi Yahudi dan Kristen yang masuk ke dalam literatur keilmuan Islam, khususnya dalam tafsir, hadis, dan kisah para nabi. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis potensi israiliyat dalam memperkaya atau justru mengaburkan pemahaman ajaran Islam. Menggunakan metode analisis isi terhadap literatur klasik dan modern serta studi kepustakaan, penelitian ini mengidentifikasi proses historis masuknya israiliyat, metodologi kritik ulama terhadapnya, serta contoh-contoh pengaruhnya. Hasil penelitian menunjukkan bahwa meskipun israiliyat terkadang memberikan detail tambahan, potensi bahayanya dalam mendistorsi ajaran Islam lebih besar. Oleh karena itu, artikel ini menyimpulkan perlunya pendekatan kritis dan selektif dalam menyikapi israiliyat, dengan mengutamakan Al-Qur'an dan Sunnah sebagai sumber utama ajaran Islam, yang relevan dalam pengembangan pemahaman agama dan kurikulum pendidikan saat ini di Indonesia.
Copyrights © 2025