Degradasi moral remaja di Indonesia tampak dari meningkatnya kekerasan, perundungan, dan penyalahgunaan teknologi digital, menandakan melemahnya fungsi pendidikan dalam pembentukan karakter. Pendidikan Agama Islam (PAI) berperan penting dalam menanamkan akhlakul karimah dan tanggung jawab sosial melalui pembelajaran reflektif dan kontekstual. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif dengan pendekatan studi kepustakaan untuk menganalisis peran PAI dalam pembentukan moral remaja. Hasil kajian menunjukkan bahwa efektivitas PAI bergantung pada sinergi antara sekolah, keluarga, dan masyarakat dalam menanamkan nilai-nilai keagamaan. Faktor penyebab kemerosotan moral mencakup pengaruh lingkungan eksternal serta kondisi internal seperti kebiasaan dan kepribadian. Penelitian ini menawarkan model pendidikan agama berbasis reflektif dan kontekstual yang mengaitkan nilai-nilai Islam dengan kehidupan remaja di era digital sebagai upaya pembinaan moral yang relevan dan berkelanjutan.
Copyrights © 2026