Permainan tradisional balogo asal Kalimantan Selatan selalu berusaha tetap eksis, meskipun ditengah gempuran permainan berbasis digital dikalangan anak-anak. Mengingat permainan tradisional merupakan warisan kebudayaan yang harus kita jaga kelestariannya. Permainan balogo tidak hanya berfungsi sebagai hiburan dan olahraga tradisional, tetapi juga mengandung nilai filosofis serta nilai-nilai pendidikan Islam didalamnya. Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji konsep, filosofi, serta nilai-nilai pendidikan Islam yang terkandung dalam permainan tradisional balogo. Penelitian ini menggunakan pendekatan deskriptif kualitatif dengan metode studi kepustakaan (library Research). Data diperoleh dari berbagai sumber literatur seperti buku, artikel jurnal, dan hasil penelitian terdahulu yang relevan dengan topik penelitian. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa, permainan balogo merupakan permainan yang menggunakan logo dan penapak sebagai alat utama. Tujuan utamanya adalah merobohkan logo lawan dan meraih poin sebanyak-banyaknya. Secara filosofis, balogo dipercaya masyarakat Dayak dapat mengukur keberuntungan pada upacara Tiwah. Adapun nilai-nilai pendidikan Islam yang dapat diambil dalam permainan ini adalah sikap sportivitas, kerja sama (ta'awun), kreativitas, dan ukhuwah Islamiyah. Dengan demikian, permainan tradisional balogo memiliki potensi besar sebagai media alternatif dalam pendidikan karakter berbasis nilai-nilai Islam serta sebagai upaya pelestarian budaya lokal ditengah perkembangan teknologi modern.
Copyrights © 2026